Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Ilustrasi (Foto: En.wikipedia.org)
Dream - AirAsia memperkenalkan layanan baru berupa teknologi otomatisasi penyerahan bagasi yang disebut 'Auto Baggage Drop'. Layanan yang bisa dinikmati di Bandara Ngurah Rai Bali diklaim sebagai inovasi pertama di Indonesia.
Auto Baggage Drop sendiri adalah semacam mesin bagasi otomatis. Jadi, calon penumpang dapat menaruh sendiri bagasi di conveyor belt dengan menggunakan mesin, tak perlu mengantre dan hanya memakan waktu sekitar 2 menit.
" Paling tidak sampai 2 menit. Ambil bag tags di self sheck-in kios, terus ke counter Auto Baggage Drop, scan dan bagasi langsung masuk. Nggak perlu lama mengantre," ujar Station Head DPS AirAsia, Garry Stefiano Wulyardhi dikutip dari Airasia.com.
Fasilitas Auto Baggage Drop itu dapat digunakan penumpang yang telah memiliki boarding pass tiga hingga satu jam sebelum jadwal keberangkatan internasional atau dua hingga satu jam sebelum keberangkatan domestik. Sebelum menuju konter penyerahan bagasi otomatis, penumpang terlebih dahulu harus melakukan pelaporan mandiri atau self check-in di kios yang telah disediakan.
Di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai terdapat tujuh mesin kios dan konter yakni tiga di keberangkatan internasional dan empat di keberangkatan domestik. Di kios tersebut penumpang harus menimbang bagasi sebelum memasukkan kode pemesanan tiket untuk selanjutnya mengisi data sesuai dengan petunjuk yang tertera pada layar mesin kios pelaporan tersebut.
Penumpang juga harus melakukan konfirmasi beberapa pertanyaan khusus terkait barang yang ada di dalam bagasi. Apabila telah selesai, maka mesin otomatis akan mengeluarkan tanda atau label bagasi penumpang sekaligus boarding pass. Pemasangan label bagasi dipasang sendiri oleh penumpang.
Selanjutnya penumpang membawa bagasinya ke pojok Auto Baggage Drop dengan memindai boarding pass dan label bagasi untuk selanjutnya mengisi verifikasi pada layar monitor. Setelah proses selesai, bagasi siap dibawa masuk ke dalam pesawat.
Fasilitas baru ini diharapkan dapat mempersingkat waktu layanan konter secara signifikan sehingga penumpang dapat terhindar dari antrean panjang di konter konvensional.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari