Temuan Potongan Logam Besar Dipastikan Bukan AirAsia QZ8501, Diduga Roket China

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 6 Januari 2021 12:29
Temuan Potongan Logam Besar Dipastikan Bukan AirAsia QZ8501, Diduga Roket China
Ditemukan tulisan CNSA pada potongan logam tersebut.

Dream - Penemuan potongan logam di Teluk Rangau, Desa Sungai Cabang, Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat sedikit terkuak. Potongan berukuran cukup besar tersebut sempat diduga bagian dari badan pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh pada 28 Desember 2014.

Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah, Komisaris Besar Hendra Rochmawan, memastikan informasi yang menyebut potongan tersebut adalah serpihan pesawat AirAsia adalah salah. Tidak ditemukan bukti puing tersebut adalah bagian AirAsia.

" Ini diduga dari serpihan ini, seperti NASAnya China, CNSA (China National Space Administration) itu," ujar Hendra saat dihubungi Dream, Rabu 6 Januari 2021.

Dugaan tersebut cukup kuat lantaran kepolisian tidak menemukan tanda yang mengarah ke pesawat AirAsia. " Hampir tidak ada namanya temuan tulisan sebagainya itu ke AirAsia," kata dia.

 

1 dari 4 halaman

Diduga Bagian Roket Utama

Hendra memastikan potongan logam tersebut bukan dari pesawat AirAsia melainkan roket China. Selain itu, dari hasil temuan di lapangan diduga potongan tersebut bukan pecahan roket peluncur.

" Itu sepertinya kalau dilihat itu bukan roket pendorong, (tetapi) roket utama itu," ucap dia.

roket CNSA© Istimewa

Potongan logam roket CNSA

Lebih lanjut, Hendra mengatakan potongan logam tersebut telah diamankan di Kotawaringin Barat. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, kepolisian telah berkoordinasi dengan Komite Nasional Kecelakaan Transportasi.

" Hari ini dari KNKT pusat akan datang," ucap dia.

2 dari 4 halaman

Temuan di Lokasi

Laman prokal.co melaporkan potongan logam tersebut memiliki panjang kurang lebih 8 meter. Sedangkan diameter potongan itu sekitar 5 meter.

Bahan dari potongan tersebut antara lain fiber, haneycom aluminium yang merupakan sejenis plat. Selain itu ditemukan elektrik plak kode YF46TJa WFC dan kode YF 19-46TJa WFC2.

Kemudian ditemukan pula dua jenis plak diduga elektrik selenoid kode BLS-300C 34-1 19C. Juga serpihan hanicom berbahan aluminium.

3 dari 4 halaman

Warga Kotawaringin Heboh Temuan Potongan Besar Pesawat, Diduga AirAsia QZ8501

Dream - Warga Kotawaringin Barat menemukan potongan logam menyerupai badan pesawat. Potongan logam besar itu teronggok di pesisir Teluk Ranggau, Desa Sungai Cabang, Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Video penemuan itu beredar di beberapa platform media sosial. Diduga potongan logam itu merupakan bagian dari badan pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di perairan Pangkalan Bun pada Desember 2014.

Diduga serpihan itu terbawa ombak dari titik jatuh hingga ke pesisir Sungai Cabang. Titik penemuan logam tersebut masuk dalam kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.

Kasatpolair Polres Kotawaringin Barat, Iptu Kusean Afandi, menyatakan belum dalam memastikan logam tersebut merupakan potongan pesawat atau bukan. Karena terdapat kemiripan dengan cerobong asap pada pabrik.

" Besok kita akan pastikan dengan mendatangi lokasi ditemukannya benda tersebut," ujar Kusean, dikutip dari Matakalteng.com.

 

4 dari 4 halaman

Ukuran Cukup Panjang

Dalam video yang diunggah kembali pada akun Instagram @makassar_iinfo, terlihat potongan logam berbentuk setengah tabung. Panjangnya lebih dari 9 meter dengan bagian atas sudah terpotong.

Pesawat AirAsia QZ8501 dilaporkan jatuh pada 28 Desember 2014. Dari hasil investigasi yang dijalankan Komite Nasional Kecelakaan Transportasi, didapat temuan pesawat dengan rute penerbangan Surabaya-Singapura itu berusaha terbang menanjak untuk menghindari awan tebal hingga terjadi stall atau kehilangan daya dorong.

Pesawat itu membawa 155 penumpang dan 7 awak, terdiri dari pilot dan co-pilot serta lima awak kabin. Seluruhnya meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Beri Komentar