Bagaimana Jadinya Jika Logo Lima Mobil Ini Menggunakan Bayi Hewan? (Foto: Shutterstock)
Dream – Perusahaan biasanya mendesain logo sebagai cermin dari karakter produk, Pabrikan otomotif, khususnya mobil mewah, kebanyakan menggunakan logo hewan untuk menggambarkan karakter macho, kuat, atau cepat.
Sebut saja Lamborghini yang menggunakan gambar banteng tempur dan Ferrari berupa kuda jingkrak. Hewan-hewan ini dipilih untuk menggambarkan karakter produk yang garang dan tegas. Konsumennya? Sudah pasti orang dewasa.
Tapi pernah terpikir jika para produsen supercar atau mobil itu tetap menggunakan logo hewan yang digunakan selama ini namun masih dalam bentuk bayi?
Dikutip dari www.leasefetcher.co.uk, Kamis 18 Februari 2021, perusahaan startup asal Inggris, Lease Fetcher, mencoba membuat render logo mobil yang berasal dari bayi hewan. Ternyata, logo ini tidak membuat mobil terkesan garang, tetapi unyu-unyu. Cocok jika digunakan untuk mobil-mobilan bagi anak-anak.
Penasaran seperti apa logo mobil jika menggunakan bayi hewan? Berikut ini adalah rinciannya.
Aslinya, Lamborghini menggunakan logo banteng dewasa yang siap menyeruduk. Namun, perusahaan ini mengubah gambar banteng menjadi anak sapi. Imut sekali!

Logo ini berbentuk perisai dengan garis bordir emas dan latar belakang berwarna hitam. Tulisan Lamborghini pun tak berubah, seperti aslinya.
Simbol ikonik ini sejatinya dibuat untuk menghormati para pahlawan Perang Dunia I, Francesco Baracca yang dianggap sebagai salah satu pilot pesawat tempur di Italia. Sang pencipta Ferrari, Enzo Ferarri, menambahkan latar belakang kuda hitam dengan warna kuning dan garis-garis hijau, merah, dan putih untuk menandakan bendera Italia.

Di tangan Lease Fetcher, gambar kuda jingkrak ini bergambar anak kuda yang kegirangan melompat. Terlihat kuda mungil ini sedang tersenyum.
Satu lagi produsen otomotif yang menggunakan logo kuda, yaitu Ford Mustang. Logo bergambar kuda yang berlari ini mengekspresikan kekuatan dan dinamisme mobilnya.

Dalam render Lease Fetcher, terlihat logo anak kuda yang sedang berlari. Warna logo ini perak, seperti aslinya.
Pada dasarnya, Jaguar menggunakan logo hewan jaguar. Binatang ini digunakan untuk menggambarkan kesan elegan, anggun, dan kuat.

Untuk render logo mobil—yang cocok bagi anak-anak, jaguarnya tidak melompat. Yang ada justru terlihat seperti anak macan.
Peugeot menggunakan logo singa pada tahun 1948. Warna logonya perak dan menggambarkan keandalan dan kepercayaan. Gambar singa melambangkan keberanian dan kekuatan.
Nah, Lease Fetcher merender kembali logo itu dengan gambar anak singa. Warnanya pun tetap perak.

“ Kami tahu render logo mobil dengan bayi hewan mungkin terkesan lucu, tapi itu bisa menjadi strategi bagi generasi muda,” tulis Lease Fethcer.
“ Variasi logo ini bisa digunakan di mobil-mobilan atau mainan. Itu bisa memberikan pendapatan ekstra bagi perusahaan,” tambah startup ini lagi.
(Laporan: Yuni Puspita Dewi)
Advertisement