Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
© MEN
DREAM.CO.ID - Siapa sangka jika sederet makanan berukuran mungil ini mengandung banyak manfaat lantaran kaya akan nutrisi. Yang lebih menyenangkan, makanan-makanan ini juga mudah diolah dan enak dikonsumsi.
Ada udang rebon hingga saffron yang merupakan makanan mungil kaya manfaat. Nah, dirangkum dari laman Alodokter, yuk simak ulasannya berikut ini.
Udang Rebon
Dalam 100 gram udang rebon terdapat 81 kalori dan sejumlah nutrisi yang mengejutkan. Di antaranya 16 gram protein, 1,2 gram lemak, 760 miligram kalsium, 290 miligram fosfor, dan 200 miligram natrium. Udang rebon juga mengandung vitamin B1, B2, B3, tembaga, serta asam lemak omega-3.
Manfaat udang rebon bagi kesehatan mampu membangun serta memperbaiki jaringan tubuh, mengurangi peradangan, mencegah osteoporosis, memperkuat daya tahan tubuh, menjaga fungsi otak, meningkatkan fungsi tiroid, mengurangi resiko terkena penyakit jantung, dan menjaga kesehatan mata.
Saffron
Saffron mungkin masih asing terdengar bagi masyarakat Indonesia. Soalnya, makanan ini memang bukan berasal dari Tanah Air, melainkan dari Asia Barat Daya. Saffron merupakan bunga Kuma-kumaa yang memiliki tiga kepala putik yang terletak di luar bunga Crocus Sativus.
Si mungil yang harganya tergolong fantastis ini memiliki banyak khasiat, di antaranya adalah mencegah serangan jantung, menurunkan berat badan, meningkatkan suasana hati dan membantu pengobatan depresi, membantu pengobatan kanker, dan meringankan nyeri haid.
Lentil
Sudah pernah mendengar kacang-kacangan bernama Lentil? Makanan yang berasal dari Mediterania Timur Tengah ini dikenal mengandung protein yang tinggi. Lentil ada tiga jenis yakni lentil cokelat, hijau, dan merah.
Lentil diketahui memiliki banyak sekali manfaat yakni untuk menjaga berat badan ideal, menjaga kesehataan saluran cerna, mengontrol kadar gula darah, menjaga kesehatan jantung, dan menurunkan resiko terkena kanker.
Soalnya, dalam 100 gram lentil mengandung 116 kalori, 20 gram karbohidrat, 9 gram protein, 8 gram serat, 369 miligram kalium, 19 miligram kalsium, 36 miligram magnesium, 180 miligram fosfor, dan 18 mikrogram folat.
Kacang Hitam
Pernah menyantap kacang hitam? Makanan mungil asal Amerika Selatan ini rupanya memiliki banyak sekali manfaat. Kacang hitam yang dikenal rendah lemak ini cocok untuk menjadi camilan saat diet. Tentunya mampu membantu kamu untuk menurunkan berat badan.
Selain itu, kacang hitam juga bermanfaat untuk mengontrol kadar gula darah, menjaga kesehatan saluran cerna, menjaga kesehatan jantung, menjaga kesehatan mata, menurunkan risiko terkena kanker, dan mencegah anemi.
Dalam 100 gram kacang hitam terkandung 130 kalori, 24 gram karbohidrat, 9 gram serat, 9 gram protein, 350 miligram kalium, 140 miligram fosfor, 70 miligram magnesium, dan 25 miligram kalsium.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?