Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Bendera PBSI `berkibar` Saat Tim Indonesia Naik Podium Di Piala Thomas 2020. (Foto: Akun Instagram @badminton.ina)
Dream – Setelah 19 tahun menanti, Indonesia kembali meraih Piala Thomas setelah mengalahkan Tiongkok dengan skor 3-0. Sayangnya, yang berkibar di Aarhus, Denmark, bukanlah bendera Merah Putih, tetapi bendera Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
Penyebabnya tak lain adalah sanksi yang diberikan oleh Badan Antidoping Dunia/World Anti Doping Agency (WADA). Lembaga ini menilai Indonesia tidak mematuhi penegakan standar antidoping.
Kemudian, pemerintah juga dinilai lamban merespons peringatan WADA soal status Indonesia yang noncompliance. Karena tak ada sikap dari pemerintah, WADA menetapkan status noncompliance untuk Indonesia mulai 7 Oktober 2021.
Melihat bendera Merah Putih tak berkibar saat Piala Thomas “pulang” ke Indonesia, warganet pun menjadi berang. Mereka beramai-ramai mengkritik Kementerian Pemuda dan Olahraga terkait kelalaian ini.
Terlebih, di unggahan ucapan selamat dari kementerian itu kepada tim bulutangkis putra.
“Tim bulutangkis Indonesia berhasil membawa pulang Piala Thomas 2020 Tahun 2021! Tim Indonesia tampil apik dalam partai final menghadapi Tim Cina. Ginting dkk berhasil mengungguli Cina dengan 3 poin kemenangan sekaligus. Selamat! Indonesia bangga, Indonesia Juara!” tulis Kemenpora di akun Instagram @kemenpora, Senin 18 Oktober 2021.

Netizen yang gerah soal sanksi WADA ini mendesak kementerian itu untuk segera menyelesaikan masalah WADA.
“Urus doping, malu nggak sih,” tulis @rl.dee.
“Kasus doping diurusin woy,” tulis @bram_wicaksono.
“Yeee selamat PBSI finally. Hahahaha masalahnya udah selesai belum?” tulis @faisalpriy.
Warganet pun menyayangkan kerja keras para atlet yang berujung bendera Merah Putih tak bisa berkibar di final Piala Thomas.
“Sayang, ya, benderanya nggak bisa Merah Putih yang dikibarkan,” tulis @ardheliafpp.
“Susah-susah juara, eh, nggak bisa ngibarin bendera,” tulis @santi_tantika.
“Iya juara, tapi nggak bisa ngibarin Merah Putih. Gimana tuh?” tulis @jualjerseyliga1.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari