Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Vogue Arabia)
Dream - Setelah menyatakan dukungan bagi perempuan bertubuh gemuk lewat koleksi pakaian berukuran plus, Nike kembali membuat gebrakan. Perusahaan asal Amerika Serikat ini berkomitmen mendukung olahraga global yang lebih iklusif untuk wanita.
Brand pakaian olahraga terbesar di dunia ini akan memulai kampanye Nike Pro Hijab. Menyusul pengumuman itu, Vouge Saudi mewawancarai para spokeperson Nike, Zahra Lari dan Manal Rostom, tentang poin-poin keberagaman olahrga yang lebih luas di negara-negara Teluk anggota Gulf Cooperation Council (GCC).

Zahra Lari adalah seorang skater Uni Emirat Arab. Dalam pertemuan itu ia menyatakan bahwa ia ingin mematahkan anggapan orang-orang yang berpikiran bahwa wanita berhijab tidak dapat melakukan hal-hal tertentu.
"Tapi saya akan menunjukakan kepada mereka, bahwa kamu benar-benar bisa. Saya berhijab, saya Muslim, saya dari negara Padang Pasir dan saya juga melakukan olahraga musim dingin," kata Zahra.

Sebelum mengeluarkan produk untuk perempuan berhijab, Nike telah melakukan riset selama bertahun-tahun. Hingga akhirnya mereka memutuskan untuk merilis hijab untuk para atlet.
Nike membuat hijab dari kain yang paling sejuk dan stretch-fit. Setiap baju dari koleksi ini didesain dengan bentuk panjang. Mereka juga mempertimbangkan setiap detailnya agar tidak terselip selama dipakai untuk berolahraga. Sedangkan logo mereka yang fenomenal terlihat menonjol di atas telinga.

Gerakan Nike Women diakui telah menyebar dengan jangkauan yang lebih luas. Apalagi setelah kemunculan Halima Aden, model berhijab yang melenggang di MaxMara Fall 2017.
"Orang-orang harus tahu bahwa atlet Emirat itu kuat. Kami para perempuan percaya terhadap apa yang ingin kami lakukan, dan kami bekerja sangat keras untuk mencapainya," pungkas Zahra.
(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi