Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jangan Lupa Mengecek Cairan Di Mobilmu, Ya. (foto: Daihatsu)
Dream – Kendaraan pribadi masih tetap menjadi pilihan utama dan menjadi salah satu moda transportasi yang paling aman bagi sebagian besar orang. Dari fenomena ini, tentu pemilik kendaraan ingin mobilnya terus dalam kondisi yang optimal dan bisa digunakan untuk beraktivitas sehari-hari.
Saat berkendara, tak jarang pengemudi melewatkan pengecekan ringan kendaraan sendiri secara berkala sebelum digunakan. Misalnya, mengecek oli mesin, rem, dan power steering, air radiator, air washer, serta air aki di mobil.
Salah satu hal terpenting yang perlu dilakukan adalah mengecek fluida mobil agar berkendara menjadi lebih aman dan nyaman, serta menyenangkan.
Dikutip dari keterangan tertulis Daihatsu, Sabtu 10 April 2021, pertama yang harus dilakukan adalah memastikan kendaraan diparkirkan di lokasi yang aman dan nyaman di tanah yang berkontur atau rata. Kemudian, bukalah kap mesin depan kendaraan dengan menarik kenop pembebas kunci kap mesin.

1. Oli Mesin
Hidupkan mesin beberapa saat hingga mencapai temperatur kerja, matikan mesin, tunggu beberapa saat agar oli mengalir kembali ke bagian bawah mesin. Ambil kain lap bersih, tarik dipstick oli mesin bersihkan dengan kain, masukan kembali dipstick sepenuhnya dan tarik.
Kemudian, cek volume oli. Ada tiga level oli mesin, yaitu rendah, normal, dan berlebih. Pastikan oli mesin di posisi normal. Kalau rendah, tambahkan oli mesin jenis yang sama.
2. Oli Rem
Cari posisi master cyclinder rem. Di sana ada reservoir untuk oli rem. Periksalah ketinggian levelnya.
Kalau posisinya antara level min dan max, itu artinya sudah cukup. Kalau posisnya di bawah minimal, tambahkan dengan oli rem yang sama sampai mencapai level max

Hidupkan mesin, setelah mesin pada suhu kerja, buka tutup reservoir kemudian periksa volume oli power steering, pastikan ada di batasan upper dan lower, apabila kurang dari batas bawah tambahkan oli power steering.
4. Air Radiator
Periksa ketinggian air radiator coolant di tangki cadangan. Kekurangan air radiator dapat menyebabkan mesin overheat. Apabila kurang, tambahkan dengan air radiator coolant dengan tipe yang sama.
Penggunaan air wiper saat menjalankan wiper sangat penting agar tidak merusak kaca. Pastikan air di tangki wiper juga dalam kondisi terisi penuh dengan melihat batas maksimal dari tangki air wiper. Apabila kurang tambahkan dengan air yang bersih.
6. Air Aki

Air aki juga tidak kalah pentingnya, apabila tidak dilakukan pengecekan dan terlambat dalam menambahkan maka aki akan rusak. Pastikan level air aki pada posisi Upper dan Lower, apabila pada posisi Lower maka tambahkan air aki hingga mencapai level Upper.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya