Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Credit: Indonesia Meat Cuisine
Perubahan gaya hidup di rumah aja yang sudah berlangsung selama setahun lebih ini memang membuat banyak orang jadi mulai mencoba berkreasi di dapur dengan beragam menu baru. Salah satu jenis masakan yang kelezatannya nggak pernah gagal menggugah selera adalah olahan daging sapi. Banyak resep masakan nusantara berbahan dasar daging sapi yang kelezatannya nggak perlu diragukan lagi, mulai dari tongseng hingga rendang.
Inspirasi menu daging sapi khas nusantara pun bisa kamu temukan lewat live streaming Indonesia Meat Cuisine yang menghadirkan 5 sosok chef internasional di Instagram dan Youtube Dream.co.id. Puncak dari rangkaian virtual event tersebut adalah Big Bang Indonesia Meat Cuisine yang berlangsung pada Kamis (18/3/2021) lalu.
Menjadi bagian dari program BEEF UP #Trueaussiebeef, 5 orang chef yang sudah mengisi sesi live streaming episode sebelumnya dipertemukan kembali untuk memberikan inspirasi signature dish mereka memanfaatkan olahan daging sapi Australia. Apa saja sih menu yang mereka sajikan dalam gelaran istimewa ini?

Bicara tentang pengalaman di dunia kuliner, Chef Marco Braun nggak perlu diragukan lagi. Kini menduduki posisi Executive Chef Jakarta Convention Center, Chef Marco menyajikan signature dish daging sapi Australia berupa Tomahawk Surf & Turf yang lezatnya menggugah selera.
Chef Marco sendiri berhalangan hadir dalam acara ini, tapi tenang saja kreasi resepnya tetap bisa kamu intip lewat tayangan video di Youtube Dream. Selain menggunakan daging sapi Australia, Chef Marco menyempurnakan kreasinya dengan menambahkan bahan-bahan lain seperti Tiger Shrimps, kentang, dan tomat untuk menyeimbangkan asupan nutrisi hidangan.

Buat kamu yang tinggal di Jawa Barat dan sekitarnya, pasti sudah nggak asing lagi dong dengan hidangan oncom. Pernah membayangkan gimana saat oncom dikreasikan menjadi hidangan lezat sekelas restoran bintang 5? Temukan dalam signature dish dari Chef Sean MacDougall, yaitu Beef Tenderloin Bumbu Balado Oncom Fried Java Heritage Rice.
Executive Chef Ritz-Carlton Jakarta Pacific Place yang berasal dari Australia ini mengkombinasikan beef tenderloin yang dibalurkan saus balado bersama nasi goreng khas Jawa, dan nggak ketinggalan oncom untuk menambah cita rasa. Bicara soal bahan baku utama, Chef Sean tentunya memilih daging sapi khas Australia yang dikenal dengan kualitasnya.
Sebagai chef yang berasal dari Australia, Chef Sean sangat memahami kualitas daging sapi Australia yang diternak dalam 'happy environment'. Jadi, sapi-sapi pilihan diternak di iklim yang bagus dan lingkungan yang kondusif untuk menghasilkan produk daging sapi berkualitas. Checking controlnya juga dilakukan dengan ketat untuk mencegah risiko penyakit.

Sajian berikutnya dihadirkan oleh Chef Gilles Marx yang kini dikenal sebagai Chef Founder Amuz Gourmet Group. Ia menyajikan Slow Roasted Wagyu 9+ Beef Tenderloin yang memiliki level internasional, karena Chef Gilles berpengalaman di berbagai Michelin Restaurant.
Selain berbagi resep kreasi menu andalan lewat tayangan videonya, Chef Gilles juga membagikan resep marinasi daging agar menghasilkan masakan yang juicy. Menurutnya, rahasia dari marinasi bukanlah bahan yang digunakan, seperti cola atau nanas seperti banyak tips yang beredar. Namun, yang paling penting adalah produk daging berkualitas yang digunakan. Jadi, jika ingin menghasilkan masakan memiliki tekstur juicy harus menggunakan daging sapi dengang potongan tebal (thick-cut) seperti daging sapi Australia yang memiliki marbling, atau lapisan lemak di dalamnya.

Chef keempat yang akan berbagi inspirasi menu olahan daging sapi adalah Chef Hamish Lindsay, Executive Chef di Fairmont Hotel Jakarta. Ia menyajikan Tomahawk Maranggi with Australian Beef yang terinspirasi dari maranggi, salah satu kuliner yang populer di Jakarta dan sekitarnya. Chef Hamish juga menjelaskan pentingnya memilih daging sapi Australia untuk menghasilkan cita rasa daging yang tender dan flavourful.

Last but not least, ada Head Chef & Owner Turkuaz Authentic Turkish & Ottoman Cuisine dan Warung Turki Shisa Lounge, yaitu Chef Sezai Zorlu. Sosok yang sudah mulai memasak sejak usia 8 tahun ini membagikan resep Wagyu Steak 5+ menggunakan daging sapi khas Australia. Dalam tayangan videonya, teknik memasak Chef Sezai menggunakan banyak metode marinasi yang jadi ciri khas masakan Turki itu sendiri. Menggunakan daging sapi Australia, yaitu wagyu 5+, menurutnya level 5+ sudah cukup memiliki marbling untuk menciptakan tekstur masakan grill yang juicy.
Daging sapi Australia menjadi bahan baku masakan wajib bagi para chef internasional ini dalam menciptakan sajian yang menggugah selera. Rangkaian kampanye BEEF UP yang digelar Indonesia Meat Cuisine ini sendiri juga bertujuan untuk memperkenalkan kualitas daging sapi Australia kepada masyarakat Indonesia.
" Jadi harapannya hari ini bisa bergabung dan terinspirasi menggunakan daging sapi khas Australia untuk masakan-masakan nusantara ini. Sudah ada 5 chef yang akan tampil dengan signature dish mereka. Harapannya dengan kampanye BEEF UP, saya dan tim dari Australia bisa menginspirasi dan menambah semangat Bapak Ibu sekalian untuk memasak dengan daging sapi Australia," ungkap Valeska, Chief Representative MLA Indonesia.

Para chef yang hadir juga mematahkan mitos yang mengatakan kalau daging sapi Australia itu mahal. Menurut mereka, harganya sebenarnya terjangkau tapi tentu sepadan dengan hasil masakan yang diolah.
" Top quality jelas mahal, tapi kualitas itu jelas segalanya. Tapi kamu bisa mendapatkan daging sapi Australia dengan harga terjangkau. Overall, worth the money," pungkas Chef Gilles.
Penasaran dengan inspirasi menu daging sapi Australia lainnya? Intip saja dengan mengunjungi www.trueaussiebeefandlamb.id dan pastikan follow @trueaussieid.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya