Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kena Getok Warung Makan Di Tempat Wisata, Tak Pesan Nasi Kena Biaya Servis Rp50 Ribu. (Foto: Video TikTok)
Dream - Meski tidak semuanya, warung kuliner di tempat wisata sering kali mematok harga yang sangat mahal. Bahkan terkadang dianggap tidak masuk akal.
Baru-baru ini seorang warga +62 mengungkapkan unek-unek di media sosialnya. Dia digetok warung makan di sebuah tempat wisata di Medan.
Lewat video TikTok, netizen Doharto Simbolon menceritakan pengalaman tak mengenakan di warung makan terapung di kawasan Percut Sei Tuan pada 11 Maret kemarin.
Pemilik akun @doharto8707 ini mengaku kesal saat menerima tagihan makan. Bagaimana tidak? Dia dikenakan biaya servis hanya karena tak memesan nasi.
Semua berawal ketika Doharto dan teman-temannya ke Percut Sei Tuan untuk memancing ikan. Setelah dapat ikan dia membawanya ke warung makan.
Tempat wisata itu memang menyediakan layanan memancing ikan sendiri untuk dimasak langsung di warung makan yang ada di sana.
Hanya saja, untuk memasak ikan itu, mereka mesti ke warung makan yang harus ditempuh dengan naik perahu yang biayanya Rp10 ribu.
Doharto dan teman-temannya membawa ikan seberat 10,3 kg ke warung bernama Terapung II Virzinia. Konsep warung ini adalah pengunjung akan dikenakan biaya masak dan bumbu ikan yang telah dipancing
Waktu itu, Doharto dan teman-temannya hanya memesan ikan, es teh manis, sambal dan air mineral.
Namun saat menerima tagihan, dia melihat ada biaya servis sebesar Rp50 ribu. Doharto pun kesal dengan biaya tersebut.
Apalagi di bon tercatat tulisan nasi yang dicoret dan diganti dengan kata servis yang besarnya Rp50 ribu.

Doharto kesal karena warung lesehan seperti itu seharusnya tidak ada biaya servis seperti di restoran.
Dia bertambah marah ketika dikonfrontasi pemilik warung makan memberikan alasan yang berubah-ubah soal biaya servis itu.
Awalnya dibilang biaya servis karena tidak memesan nasi. Tapi kemudian berubah uang itu untuk biaya tips karyawan.
Selanjutnya alasannya berubah lagi. Kali ini katanya untuk biaya sewa pondok atau lesehan di warung terapung tersebut.
Padahal, menurut Doharto, awalnya dia sudah diberitahu bahwa tidak ada pungutan biaya sewa pondok atau lesehan.
Sementara itu, menurut pihak warung, biaya sebesar Rp50 ribu itu untuk pondok lesehan yang ditempati Doharto dan teman-temannya.
Alasan ditarik biaya karena Doharto memakai beberapa tempat lesehan yang tersedia. Jadi wajar kalau warung menarik biaya kepadanya.
Karena sudah terlanjur viral dan mendapat serangan dari netizen, pemilik warung mengaku akan menyedekahkan uang Rp50 ribu itu ke anak yatim.
Postingan ini pun menjadi bahan perbincangan netizen yang rata-rata geram dengan kelakuan pemilik warung makan.
Mereka mewanti-wanti warga lain agar berhati-hati ketika makan di warung yang ada di tempat wisata. Sebab sering mematok biaya tak wajar.
Sumber: TikTok
@doharto viral makan di pinggiran kena biaya sevice##fyp ##anakmedan ##makanmeda ##wisatamedansumut
? Aku Merindu - wahey
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya