Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Buah Pomelo
Dream - Para petani di Jepang dikenal dengan dedikasinya yang luar biasa dalam menjaga dan merawat tanaman buah dan sayur. Tak heran kalau buah dan sayur yang dihasilkan memiliki rasa yang begitu segar, nikmat dan harganya juga mahal.
Termasuk juga buah yang begitu sehat dan sangat berat sampai memecahkan rekor dunia. Seperti yang dilakukan Kazuki Maeda dari Kumamoto, Jepang. Petani buah pomelo atau jeruk bali ini berhasil menumbuhkan buah tersebut dengan berat mencapai 5,386 kg.
Buah yang di Jepang disebut banpeiyu ini berat normalnya antara 1 kg hingga 1,8 kg per buah. Kazuki rupanya merawat buah pomelo hingga menjadi besar dan beratnya bisa memecahkan Guinness World Records.

Dikutip dari Food NDTV, buah pomelo itu memiliki diameter 27,15 cm dan tinggi 23,1 cm.
Buah ini di Jepang termasuk sajian spesial. Biasanya diberikan sebagai hadiah pada yang lebih tua, atau momen spesial seperti tahun baru.
Lihat sebesar apa buah tersebut dalam video berikut.
View this post on Instagram
Dream - Mangga identik dengan rasa manis dan segar, apalagi dinikmati dingin. Harganya pun sangat terjangkau, terutama jika sedang musimnya. Biasanya, mangga dijual per kilogram sekitar Rp25 ribu hingga Rp35ribu.
Tahukah Sahabat Dream ada varietas mangga yang harganya cukup mahal dan hanya dijual per buah? Mangga ini bernama Noorjahan dan hanya ditanam di daerah Alirajpur Madhya Pradesh, India.

Harganya menurut petani setempat antara Rs.500 hingga Rs.1.000 per buah atau sekitar Rp98 ribu hingga Rp196ribu per buah. Ukuran mangga ini memang lebih besar pada mangga umumnya.
Penduduk setempat mengklaim bahwa mangga 'Noorjahan' berasal dari Afghanistan dan hanya tumbuh di wilayah Katthiwada di distrik Alirajpur, sekitar 250 km dari Indore, dekat perbatasan Gujarat.
" Tiga pohon mangga Noorjahan di kebun saya telah menghasilkan 250 mangga. Pemesanan telah dilakukan untuk ini," kata Shivraj Singh Jadav, seorang pembudidaya mangga Noorjahan dikutip dari NDTV.
Kabarnya untuk mendapatkan mangga ini harus memesan lebih dulu bahkan saat mangga masih di pohon. Pada Juni, varietas 'Noorjahan' berbuah. Pada Januari dan Februari, pohon-pohon ini mulai berbunga.
Pembudidaya lokal mengklaim bahwa mangga Noorjahan dapat tumbuh hampir satu kaki panjangnya dengan biji seberat antara 150 dan 200 gram.
Dream - Buah dijadikan hiasan sering kita temui di jamuan makan atau ketika menghadiri undangan resmi. Biasanya ditaruh di meja catering prasmanan untuk mempercantik suasana.
Seni menghias buah ini oleh seorang Chef asal Jepang, digeluti sangat serius. Hasilnya, sebuah karya yang mengagumkan. Buah yang kita makan sehari-hari, bisa jadi terlihat seperti bunga yang cantik di tangan Chef Takehiro Kishimoto.
Sejak lama ia mendalami Mukimono, seni mengukir hiasan makanan dekoratif khas Jepang. Setelah bekerja di Thailand, Kishimoto belajar lebih banyak.

(Foto: Instagram GakuGaku)
" Saya membuat sayuran dekoratif yang indah di tempat kerja dan saya mempelajari sendiri ukiran buah khas Thailand. Saya memang tertarik pada warna-warna alam yang indah," katanya seperti dikutip dari CNN Travel.
Kishimoto menggunakan pisau khusus untuk mengukir buah-buahan. Pisau yang dibelinya di Thailand tersebut sangat tipis dan tajam. Untuk memperlihatkan karya-karyanya. Kishimoto membuat akun Instagram khusus.

(Foto: Instagram GakuGaku)
Hasilnya, banyak orang yang terpana dengan kelihaiannya mengukir buah. Dibutuhkan lima tahun bagi Kishimoto untuk bisa memiliki keterampilan tersebut.

" Bahkan dengan bahan yang sama, setiap buah atau sayuran memiliki bentuk dan kelembutan yang berbeda. Butuh waktu lima tahun untuk membuat dan memahaminya," kata Takehiro.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya