Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Shabu Hachi (Foto: Instagram @shabuhachi)
Dream - Meski pandemi Covid-19 belum mereda, sebagain orang telah mulai berani beraktivitas di luar rumah. Sejumlah pusat keramaian sudah mulai didatangi oleh orang, termasuk resto dan kafe.
Tentu semua harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat, sehingga bisa mencegah penularan virus corona. Pengelola resto dan pengunjung harus sama-sama mematuhi protokol kesehatan, terutama 3 M: memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Dengan protokol yang ketat, kita bisa beraktivitas di luar dengan lebih aman, di antaranya buka puasa di restoran favorit. Nah, bagi kalian yang ingin berbuka puasa di luar tapi masih bingung memilih tempat, tiga restoran berikut ini bisa menjadi pertimbangan:

Resto ini sudah mengantongi sertifikat halal. Semua menu di Raa Cha diproses dengan cara direbus (suki) dan dipanggang (BBQ) tanpa minyak. Bahan makanan segar dan organik.
Tidak seperti restoran-restoran All You Can Eat kebanyakan, pengunjung Raa Cha hanya akan membayar apa yang dipilih dan dimakan saja. Raa Cha memberikan alat saji dan alat masak yang personal sehingga customer bebas dalam meracik bumbu dan saus sesuai gayanya sendiri.
Raa Cha Suki & BBQ bisa kamu temui di sejumlah mal di tanah air, seperti Pejaten Village-Jakarta, DMall-Depok, TIS Square-Jakarta, Summarecon Mall Serpong, Mall Kelapa Gading, dan masih banyak lagi. Lokasinya lihat di sini: raacharesto.com.

Kamu bisa memesan shabu-shabu dengan konsep All You Can Eat. Namun, ada batasan waktu yang ditetapkan. Shaburi menerapkan waktu maksimal 90 menit untuk pengunjung yang datang di malam hari, dan 70 menit untuk yang datang di jam makan siang.
Harga makanannya beragam, tergantung dari jenis daging dan juga porsinya. Shaburi bisa kamu temui di beberapa mal terkemuka di tanah air, informasi selengkapnya di sini: shabu-shaburi.com.

Sebelum pandemi, Shabu Hachi selalu dipadati keluarga atau rombongan besar saat akhir pekan. Berbeda dengan resto All You Can Eat lainnya, seluruh gerai resto Shabu Hachi berdiri di lahan sendiri, alias tidak ada yang di mal. Bahkan, semuanya dibangun di atas lahan yang sangat luas.
Ada 5 outlet Shabu Hachi bisa kamu datangi, 3 outlet berada di Jakarta, 1 di Bandung dan 1 lagi di Bogor. Info selengkapnya di sini: shabuhachi.com.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan