Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Pixabay.com
Dream - Dipimpin oleh kehadiran perusahaan seperti Grab dan GoTo, Asia Tenggara telah menyaksikan perkembangan pesat super app selama beberapa tahun terakhir. Hal ini sebagian disebabkan oleh pandemi Covid-19, yang mendorong pengguna melakukan lebih banyak aktivitas digital daripada sebelumnya.
Menurut Laporan Ipsos SEA Ahead Wave 5 yang dirilis pada Januari 2022, sebanyak 51 persen masyarakat Asia Tenggara mengatakan bahwa mereka sekarang lebih sering berbelanja online. Sementara satu dari dua orang mengatakan mereka membayar lebih sering dengan dompet digital atau opsi nontunai lainnya.
Selain itu, studi terbaru oleh Ipsos mengungkapkan bahwa 82 persen pengguna aplikasi digital di Asia Tenggara memesan pengiriman makanan dan 43 persen menggunakan layanan kendaraan atau ride-hailing.
Dalam penelitian terbaru dan pertama di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam, Ipsos Indonesia mengadakan survei untuk mengetahui super app terbaik di setiap negara tersebut dengan melibatkan 3.500 responden.
“ Mengingat ketidakpastian bagaimana super app diartikan, pertama kami merancang kriteria untuk menentukan apa itu super app. Hal itu memungkinkan kami untuk membuat daftar kandidat super app di setiap negara, yang kemudian kami bandingkan penilaian pengguna berdasarkan 4 indikator utama, yaitu user experience, engagement, awareness, dan usefulness,” jelas Soeprapto Tan, Managing Director Ipsos Indonesia.
Sebuah super app sering diartikan sebagai aplikasi yang menawarkan banyak layanan untuk memenuhi kebutuhan yang berbeda. Pada survei ini, Ipsos menetapkan super app sebagai aplikasi yang menawarkan lebih dari 3 layanan digital, seperti transportasi (ride-hailing), e-commerce, pembayaran, pesan-antar makanan, belanja bahan makanan, dan lain-lain. Aplikasi berbasis media sosial tidak disertakan dalam survei ini
Berdasarkan kriteria tersebut, Ipsos memilih daftar super app berikut untuk setiap negara.
- Indonesia: Shopee, Tokopedia, Lazada, Jd.id, BliBli, Bukalapak, Grab, Gojek, dan Traveloka
- Malaysia: Shopee, Lazada, Grab, Touch n Go eWallet, dan AirAsia
- Singapura: Shopee, Lazada, Grab dan Zig
- Filipina: Shopee, Lazada, Grab dan Gcash
- Thailand: Shopee, Lazada, Grab, AirAsia dan Lineman
- Vietnam: Shopee, Lazada, Grab, Gojek, dan Be
Berdasarkan hasil survei pengguna, super app diberikan peringkat berdasarkan indeks yang menggabungkan 4 indikator utama, yakni user experience, engagement, awareness, dan usefulness.
Berikut adalah peringkat super app terbaik pada setiap negara.

Hasil survei menempatkan Grab sebagai super app terbaik di 6 negara Asia Tenggara yang termasuk dalam survei, dengan rata-rata total skor indeks 63. Skor Grab tertinggi di Singapura dan Vietnam, diikuti oleh Malaysia, Filipina, Indonesia, dan Thailand.
Shopee menempati posisi kedua, dengan perolehan rata-rata total skor indeks 52. Setelah Shoppe adalah Lazada (42), Gojek (22), Tokopedia (14), Traveloka (12), AirAsia (10), BliBli, BukaLapak & JD.id (10 each), GCash (8), Touch n Go eWallet (7), Lineman (6), Be (5), dan Zig (3).
Lebih rinci hasil survei yang didapat masing-masing indikator utama adalah sebagai berikut.
Dari sisi user experience yang menilai pengalaman pengguna dan kegunaan sebuah aplikasi, hasil survei Ipsos menempatkan Grab unggul dibandingkan super app lainnya. Di tempat kedua diduduki Shopee dan diikuti oleh Lazada serta Gojek.
Grab juga dilaporkan unggul dalam hasil survei untuk indikator Awareness yang menilai super app mana yang lebih populer atau banyak dikenal oleh pengguna aplikasi digital. Dua atribut penilaian top of mind recall dan total awareness, menempatkan Grab sebagai Super App terpopuler, diikuti oleh Shopee di posisi kedua dan Lazada di posisi ketiga.
Sementara dari unsur penilaian Engagement, yaitu Super App mana yang paling banyak digunakan, kepuasan pengguna, dan kualitas layanan, Shopee menduduki peringkat pertama, diikuti oleh Grab, lalu Lazada.
Terakhir dari sisi Usefulness, hasil survei Ipsos menempatkan Shopee berada di peringkat teratas diikuti Grab dan Lazada di posisi ketiga. Parameter pengukuran dibuat berdasarkan dari frekuensi penggunaan dalam satu bulan, jumlah layanan digital yang digunakan dalam satu bulan, dan rating atau peringkat nominal transaksi pengguna pada Super App
“ Berdasarkan total skor rata-rata di setiap indikator, Grab mencapai jumlah skor yang lebih tinggi dan oleh karena itu Grab menempati peringkat pertama sebagai Super App terbaik di Asia Tenggara pilihan pengguna,” tegas Soeprapto.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya