Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Dok. Jakarta Aesthetic Clinic )
Dream - Perkembangan teknologi di dunia kecantikan membuat klinik estetika terus berinovasi. Salah satunya dalam bidang perawatan ultheraphy.
Sebuah treatment yang menekanan perubahan bentuk badan tanpa bedah. Diklaim efektif dalam mengencangkan kulit bagian leher, bawah dagu, serta keriput dan garis halus pada wajah.
Sejak diluncurkan pad 2008 lalu, kini perawatan ultherapy telah mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Hal itu dibuktikan dengan tiga penghargaan yang diterima Klinik Estetika milik dr. Olivia Ong, Jakarta Aesthetic Clinic (JAC).
Dua di antarannya penghargaan lokal dan satu penghargaan tingkat internasional, pada acara Golden Record Awards 2018 by Merz Aesthetics. JAC dinobatkan sebagai juara I klinik dengan pasien terbanyak se-Indonesia untuk 'Perawatan Ultherapy' (Ultherapy Award), juara I untuk “ Perawatan Kombinasi Ultherapy dan Injeksi” (Merz Portfolio Award: Combination Treatment).
Serta juara II klinik dengan jumlah pasien terbanyak se-Asia Pasifik kategori B, setelah Hongkong untuk 'Perawatan Kombinasi Ultherapy dan Injeksi'.

Sumber Foto: Dokumentasi Jakarta Aesthetic Clinic
Penghargaan ini merupakan apresiasi dari Merz Aesthetics, yang telah lebih dari satu dekade membuahkan berbagai teknologi kedokteran komprehensif tanpa pembedahan. Merz Aesthetics merupakan perusahaan farmasi besar dan kredibel yang berpusat di Frankfurt, Jerman.
“ Merz ingin membawa kebahagiaan dan hal-hal positif pada lebih banyak lagi pasien serta membantu para dokter,” kata Lawrence Siow, CEO Merz Asia Pasific membuka acara bersama Philip Burchard, Global CEO Merz Pharma GmbH & Co dalam keterangan tertulisnya.
Pemilik Jakarta Aesthetic Clinic, Olivia Ong, menyatakan rasa syukur atas ketiga pengharagaan tersebut. Dia bertekad untuk membawa standar dan etik kedokteran kecantikan asal Indonesia sejajar dengan negara maju.
" Tiga penghargaan istimewa ini kami persembahkan kepada seluruh pasien yang memilih JAC dan berjalan bersama JAC melakukan transformasi positif dalam hidupnya yang diawali dengan langkah yang bijak, datang ke klinik estetika yang tepat. Teknologi canggih ditangan tim dokter yang tepat akan membuahkan hasil yang jauh berbeda dibanding berada ditangan yang kurang tepat," tegas dr. Olivia Ong.
Ultherapy merupakan prosedur perawatan pengencangan kulit tanpa pembedahan (non-invasive) yang dinilai paling aman saat ini. Penggunaan gelombang Micro Focus Ultrasound, yang langsung mentarget kolagen akan membuat kulit menjadi lebih muda dan ketat.
Selain itu, Ultherapy telah mengantongi sertifikasi dari FDA (Food And Drug Administration) Amerika Serikat yang membuat perawatan ini aman untuk dilakukan bahkan sejak usia dewasa muda, pria dan wanita.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya