Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Komedo Membandel/ Foto: Shutterstock
Dream – Komedo muncul karena menumpuknya kotoran dan sel kulit mati pada pori-pori. Ada yang berwarna putih dan hitam. Saat kita bercermin dengan cahaya maksimal, akan sangat terlihat tumpukan komedo di wajah.
Biasanya di sekitar hidung, dagu dan dahi. Hal ini tentunya sangat menganggu. Membuat tampilan kulit jadi terkesan kotor dan tak mulus. Cara paling cepat untuk membersihkannya adalah dengan melakukan facial di klinik, tapi hal ini harus dibarengi dengan pembersihan wajah yang baik dan benar setiap hari.
Bagaimana membersihkan wajah biar bebas komedo? Simak rekomendasi para dokter kulit.
Cuci Wajah dengan Pembersih Eksfoliasi
“ Di rumah, saya merekomendasikan pembersih yang diformulasikan khusus untuk kulit berjerawat,” kata Dr. Dhaval Bhanusali, seorang dokter kulit dan konsultan Skincare.com yang berbasis di New York City.
Pembersih eksfoliasi dapat membantu membersihkan sel-sel kulit mati, serta mengangkat kotoran yang menyumbat pori-pori dan membantu mengecilkan pori-pori. Hal ini bisa mencegah munculnya komedo.
Gunakan Brush Pembersih

Untuk hasil yang lebih bersih, pertimbangkan untuk menggunakan alat saat membersihkan wajah. Kamu dapat menggunakan brush, spons atau pembersih elektronik saat membersihkan wajah.
Alat ini akan membersihkan pori-pori lebih maksimal. Terutama setelah menggunakan make up tebal. Bhanusali merekomendasikan ncuci muka dengan brush pembersih wajah dua hingga tiga kali seminggu.
Produk dengan Benzoil Peroksida atau Asam Salisilat
Setelah kulit dibersihkan, aplikasikan produk yang mengandung bahan benzoil peroksida atau asam salisilat. “ Cara terbaik untuk menghilangkan komedo dari hidung adalah dengan mengoleskan gel benzoil peroksida atau lotion asam salisilat sebelum tidur,” kata dr. William Kwan, dokter kulit dan konsultan Skincare.com yang berbasis di San Francisco, California.
Benzoil peroksida ini membantu membunuh bakteri penyebab jerawat dan menghilangkan minyak berlebih dan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori dari kulit. Untuk kandungan asam salisilat sendiri dapat membantu kulit kamu mengelupaskan pori-pori serta mencegah penyumbatan.

Lindungi Kulit dari Sinar Matahari
Karena komedo adalah jenis jerawat, kita disarankan untuk menjaga kulit agar selalu terlindungi dari sinar UV yang berbahaya. Jika memungkinkan, batasi paparan sinar matahari dan selalu kenakan sunscreens non-comedogenic bahkan di saat cuaca mendung.
Laporan Siti Sarah Al Hafizd/ Sumber: Skincare
Dream - Mencuci muka sebelum tidur jadi hal wajib yang tak boleh ditinggalkan jika ingin kulit bebas masalah. Terutama jika Sahabat Dream banyak beraktivitas di luar atau menggunakan riasan yang cukup tebal.
Bahkan hanya di rumah saja, kita tetap wajib memastikan wajah dalam keadaan bersih sebelum tidur. Membiarkan wajah dalam keadaan kotor dan dan mencucinya, akan dengan mudah memicu jerawat.

Untuk mencuci wajah, ada beberapa orang yang memiliki kebiasaan membilas atau menggunakan air hangat. Hal ini dilakukan dengan anggapan agar pori-pori terbuka dan formula pembersih bekerja maksimal membersihkan komedo.
Ternyata mencuci muka dengan air hangat sebaiknya tak dilakukan setiap hari. Cukup sesekali saja saat melakukan deep cleansing. Kebiasaan ini justru dapat membuat kamu mengalami masalah kulit seperti penuaan dini.
Dikutip dari KlikDokter.com, manfaat cuci muka dengan air hangat dikenal dapat membersihkan kotoran lebih baik ketimbang air suhu biasa. Namun, akan berbeda halnya jika air yang digunakan memiliki suhu yang terlalu panas.
Kulit normal memiliki keseimbangan jumlah lapisan minyak serta air. Dua komponen penting inilah yang menjaga kulit tetap kenyal, awet muda, serta sehat.

Minyak berlebih memang dapat mengundang banyak masalah, tapi kehilangan minyak juga demikian. Kondisi tersebut dapat merusak kesehatan kulit.
Mencuci muka dengan air hangat dapat menghabiskan lapisan minyak ini dengan cepat. Bila dilakukan berulang-ulang, kulit akan kehilangan kekenyalannya dan terlihat kusam.
Lebih jauh lagi, kondisi kulit wajah yang kehilangan minyak alaminya mengharuskan kitauntuk mengaplikasikan pelembap. Lalu, kondisi ini juga akan membuat kulit wajah rentan terhadap timbulnya jerawat dan infeksi kulit lainnya.
Bagi pemilik kulit berminyak, mencuci muka dengan air hangat dapat mengikis lapisan minyak alami kulit dan membuat tubuh merespons dengan merangsang produksi minyak berlebih. Akibatnya, kulit menjadi lebih berminyak.
Untuk mencuci muka, disarankan menggunakan air dengan suhu normal. Tidak hangat, tidak dingin. Bila memang ingin mengangkat kotoran lebih maksimal lebih baik lakukan teknik double cleansing.
Caranya bersihkan dulu dengan micellar water baru kemudian, cuci muka dengan sabun wajah. Penjelasan selengkapnya baca di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya