Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Nur Ulfa/Dream
Dream - Shahnaz Haque menjadi salah satu survivor kanker. Dia pernah mengidap kanker ovarium pada tahun 1998. Walau kini sudah sembuh, Shahnaz masih tetap menjaga pola hidupnya.
Karena perah mengidap kanker, kulit Shahnaz menua lebih cepat dari umurnya. Maka dari itu untuk menanggulangi kondisinya, Shahnaz mencoba melakukan treatment tanam benang di bagian wajah.
" Saya pilih tanam benang karena aman. Saya enggak berani operasi, saya takut," ujar Shahnaz di JT Clinic, Kawasan Otista, Jakarta Timur, Jumat 25 Januari 2019.
Sebagai survivor kanker, Shahnaz harus hati-hati. Namun dia yakin treatment tanam benang aman. Apalagi bahan yang dipakai untuk prosedur itu halal.
" Mengubah ciptaan-Nya tidak boleh, makanya saya mempertahankan wajah saya awet muda," tuturnya.
Sementara, Juni Tjahjati --dokter yang menangani Shahnaz, mengatakan bahwa tanam benang merupakan treatment aman untuk seorang survivor kanker.
" Kita enggak menggunakan filler dan Mba Shahnaz enggak mau filler dan kita tarik tanam benang. Kita kasih benang aptos, ini halal," ujar Juni.

Untuk tanam benang, prosesnya sangat mudah dan untuk ketahananya bisa mencapai 1,5 tahun hingga benang tersebut terserap oleh kulit.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya