Masker Unik Klinik Kecantikan di Thailand, Cuma Tutup Hidung dan Mulut!

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Jumat, 5 Juni 2020 13:36
Masker Unik Klinik Kecantikan di Thailand, Cuma Tutup Hidung dan Mulut!
Masker ini disebut masker mini lantaran bentuknya yang kecil dan hanya menutupi hidung dan mulut saja

Dream - Bisnis klinik kecantikan di Thailand kembali menggeliat setelah kebijakan pelonggaran lockdown yang dilakukan pemerintah. Pengelola klinik menyambut New Normal dengan memodifikasi praktik kerja sebagai upaya penerapan protokol kesehatan.

Sebuah klinik kecantikan di Bangkok diketahui merancang sebuah masker wajah mini untuk para klien yang datang. Bentuk masker ini hanya hanya menutupi hidung dan mulut. Dengan cara itu para ahli kecantikan bisa beraksi menangani perawatan kliennya. 

Dengan bagian pipi dan bawah mata yang terbuka, para dokter kecantikan diklaim lebih aman melakukan tindakan medis tanpa harus melakukan kontak dengan hidung dan mulut pasien.

" Awalnya, saya pikir masker itu aneh tapi sebenarnya sangat hebat karena dirancang khusus untuk membuat kita aman selama menerima perawatan wajah," kata Kannika Sae-Ngow, seorang pelanggan di Klinik Waleerat yang menerima perawatan laser pada hari Selasa, 2 Juni 2020.

 

1 dari 2 halaman

Klinik saat ini tidak menjual masker unik tersebut dan mengatakan mereka memiliki sekitar 100 masker yang dapat didesinfeksi untuk digunakan kembali.

" Kami juga berencana untuk merancang versi lain dari masker ini yang dapat menutupi sebagian hidung sehingga dokter dapat merawat hidung tanpa harus melepas masker," kata kepala pemasaran klinik Wisarut Krimthungthong.

Klinik ini juga mengambil tindakan pencegahan lain termasuk mengurangi jumlah klien setiap hari menjadi 15. Sebelum pandemi, klinik ini memiliki pasien lebih dari 100, melakukan pemeriksaan suhu dan pemeriksaan kesehatan lainnya.

 

2 dari 2 halaman

Staf juga menggunakan pelindung plastik selama perawatan, dan beberapa operasi administrasi dilakukan secara online.

" Kebijakan tersebut telah mengurangi jumlah waktu yang dihabiskan pelanggan di sini kurang lebih satu jam," kata pendiri klinik Waleerat Thaweebanchongsin.

Thailand saat dalam fase ketiga pelonggaran kebijakan lockdown, yang termasuk memungkinkan klinik kecantikan untuk melanjutkan bisnis.

Thailand sendiri memiliki 3.000 kasus Covid-19 dan 58 kematian, tetapi tidak melaporkan penularan lokal dalam sepekan terakhir.

(Sah, Sumber: Asiaone)

Beri Komentar