Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Daging, baik dari sapi, kambing, maupun unggas merupakan pangan yang sangat kaya protein. Tubuh sangat membutuhkanya untuk menjaga level zat besi dalam darah. Penting untuk mengonsumsinya secara teratur dan mengolahnya dengan tepat.
Memasak daging harus benar-benar sampai matang, jika tidak risiko keracunan bakteri bisa saja terjadi. Membunuh berbagai bakteri dan kuman pembawa penyakit jadi salah satu manfaat memasak daging dalam temperatur yang benar. Menurut Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat, suhu ini bisa dicek menggunakan termometer makanan.
Bisa juga mengamati bahwa makanan telah dimasak secara aman dengan melihat warna dan memerhatikan teksturnya. Untuk petunjuk temperatur memasakan daging, bisa mengikuti panduan ini.
- Suhu 68 derajat celcius merupakan temperatur daging masak terbaik untuk jenis potongan daging sapi, daging sapi muda, dan daging domba. Demi hasil terbaik, tiriskan daging yang sudah masak selama tiga menit sebelum disajikan.
- Suhu 71 derajat celcius untuk daging sapi giling. Kemudian, 74 derajat celcius untuk semua unggas, termasuk ayam dan 63 derajat celcius untuk ham mentah.
Juga, di suhu yang sama untuk ikan atau masak daging jenis ini sampai kulitnya berwarna kecokelatan sempurna.
Daging mentah, makanan laut, dan telur dikatakan sangat mudah menyebarkan bakteri pada makanan siap saji. Karenanya, dalam menyimpan jenis makanan ini, kita harus memisahkannya, pun saat hendak diolah.

Pastikan menggunakan talenan berbeda untuk dua jenis makanan tersebut. Bahkan, saat tengah berbelanja, jaga cairan daging dan makanan laut dari hidangan lain.
Sebaiknya, daging mentah dan makanan laut ditaruh di dalam freezer di dalam wadah yang tak akan membuat sari pati mereka menyebar ke makanan lain.
Laporan Asnida Riani/ Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya