Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dana Menjadi Dompet Digital Yang Bisa Dimanfaatkan Untuk Transaksi Non Tunai. (Foto: Dream.co.id/Nur Ulfa)
Dream – Di era digital seperti sekarang ini makin banyak platform yang bermunculan untuk memudahkan masyarakat dalam bertransaksi keuangan atau sekadar berbelanja. Aplikasi terbaru adalah Dana yang hadir sebagai dompet digital berkonsep open platform.
Aplikasi Dana ini dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lewat transaksi non tunai.
" Kita membuat dana bertujuan untuk menjadi solusi masyarakat Indonesia dari ujung ke ujung," kata CEO Dana, Vince Iswara, di Jakarta, Rabu 5 Desember 2018.
Menurut Vince, Dana menjadi solusi yang tepat untuk era digital seperti saat ini. Tak hanya uang elektronik, Dana juga punya fitur untuk pembayaran digital.
“ Dengan teknologi digital, Indonesia pun dapat meningkatkan inlkusi keuangan, karena hambatan geografis sudah dapat tereliminasi dengan kemampuan digital," kata dia.

Meski transaksi dilakukan hanya menggunakan handphone, Vince menjamin keamanan Dana. Bahkan Dana berani memberikan garansi 100 persen jika ada permasalahan saat pembayaran.
" Semua transkasi di dana ada garansinya. Jika transaksi nggak sesuai, kita garansi 100 persen," kata dia.
Lewat dompet digital ini, Vince mengatakan transaksi masyarakat menjadi terinteegrasi dalam satu platform tanpa perlu berpindah platform mulai dari pembayaran transportasi, kirim uang, jual beli, menabung membayar tagihan, berbelanja online.
Sumber dananya bisa berasal dari rekening bank, saldo Dana, dan kartu kredit.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya