Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi/ Foto: Shutterstock
Dream - Beberapa orang memiliki posisi tidur favorit, ada yang suka miring, telentang dan juga tengkurap. Tentunya selama tidur, posisi akan terus berubah, tapi sebaiknya jangan terlalu lama tengkurap.
Posisi tidur dengan tengkurap ini, jika dilakukan cukup lama dan terlalu sering bisa membahayakan bagi tubuh. Efek jangka panjangnya menimbulkan nyeri di beberapa bagian tubuh.
Bagian mana saja yang terdampak karena tidur tengkurap lebih lama?
1. Nyeri Leher
Menurut Dokter Atika dari KlikDokter.com, tidur tengkurap akan memicu nyeri pada leher. Hal ini karena saat tengkurap, perut menempel di tempat tidur dan memutar kepala ke samping.
Efeknya, kepala dan tulang belakang menjadi tidak sejajar. Seiring berjalannya waktu, maka akan menimbulkan masalah pada leher.
Penggunaan bantal yang kurang tepat akan memperburuk kondisi leher bagian belakang menjadi semakin sakit ketika terbangun. Ini disebabkan oleh ketegangan saraf di sekitar leher.
Efek lainnya, posisi badan telungkup bisa membuat lubang hidung tertutup bantal, yang membuatnya tidak terbuka secara bebas.
Saluran pernapasan akan mendapatkan tekanan dan himpitan dari bobot tubuh yang tengkurap. Hal itu menimbulkan terhambatnya sistem pernapasan dan dada terasa nyeri serta lebih berat sewaktu bangun tidur.

3. Menghambat Oksigen
Tidur dengan posisi tengkurap juga dapat mengganggu aliran darah ke pusat saraf otak. Ketika aliran darah menuju saraf pusat tersumbat, ini bisa menyebabkan rusaknya pusat saraf bagian kepala. Kondisi ini bisa berdampak buruk pada cara berpikir seseorang, yang nantinya jadi cenderung lebih lambat.
Menurut Cleveland Clinic, tidur tengkurap bisa memberikan tekanan ekstra pada punggung. Saat tidur selama tujuh atau delapan jam, ini tentunya bisa memperparah ketegangan yang dialami.
Dengan tengkurap, tidur dengan posisi perut di bawah, beban akan menarik perut ke arah bawah. Tulang belakang pun akan melengkung ke arah depan.
“Akibatnya, tulang belakang ada pada posisi yang kurang fisiologis selama tidur. Hal ini berisiko menimbulkan nyeri dan ketidaknyamanan keesokan paginya,” ujar dr. Atika.
Penjelasan selengkapnya baca di sini.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari