Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mode Fashion Dian Pelangi
Dream - Sejumlah desainer yang tergabung dalam Indonesia Fashion Forwad (IFF) mengaku sangat deg-degan menantikan reaksi para pecinta mode di ajang Jakarta Fashion Week (JFW) 2016. IFF sendiri merupakan program pengembangan potensi perancang busana, yang masuk dalam serangkaian acara tahunan JFW.
Program ini merupakan sarana edukasi para desainer yang dibekali dengan teori dan strategi dalam berbisnis. Para pakar mode dari Center for Fashion Enterprise, London didatangkan untuk membimbing para desainer secara intensif selama setahun penuh. Sehingga para jebolan IFF diharapkan dapat menembus pasar global.
IFF telah memasuki tahun keempat dan sejumlah desainer IFF yang beruntung masuk dalam tahun ini antara lain ByVelvet, I.K.Y.K, S.O.E. Jakarta, Ellyhan, D'Leia, Lekat, Sean& Sheila, Anthony Bachtiar, Lotuz dan Ria Miranda.
Sejumlah desainer yang turut hadir dalam konfrensi pers, menggunakan kesempatan ini untuk meluncurkan rancangan terbaru mereka. Seperti yang diungkap Ria Miranda yang akan segera mengeluarkan label 'Ria Miranda Signature'.
" Melalui IFF saya berkesempatan untuk re-branding produk baru yang sebelumnya bernama Ria Miranda Prime," ungkap Ria Miranda pada Sabtu, 24 November 2015.
Selain itu masih ada Norma Hauri, deainer IFF generasi ketiga yang juga meluncurkan rancangan slim wear. Sedangkan label Lekat dan D'Leia mengaku lebih matang menuju persiapan pasar internasional.
" IFF semacam sekolah bagi kami, karena dibimbing dari segi branding hingga enterpresing," ungkap Anthony Bachtiar menambahkan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya