Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dian Sastro (Dream/Shania Suha Marwan)
Dream - Dian Sastrowardoyo rupanya sangat peduli dengan kelestarian lingkungan. Melalui Yayasan Dian Sastro, aktris yang membintangi film Ada Apa Dengan CInta ini membuat terus menggugah kesadaran masyarakat untuk melestarikan lingkungan.
Berkolaborasi dengan brand Sejauh Mata Memandang, Dian Sastro membuat film Bara "The Flame" untuk mengedukasi masyarakat. Film ini mengisahkan perjuangan dalam mendapatkan sertifikat dan hak atas hutan adat, serta pelestarian lingkungan.
Menurut Dian Sastro, edukasi masyarakat menjadi pilar utama yayasannya. Dia menambahkan, sangat penting memahami bahwa masalah lingkungan hidup, deforestasi hutan, dan perubahan iklim ekstrem, merupakan masalah serius yang harus dicegah. Namun sayang, banyak yang tidak tahu bahaya itu.
"Bara "The Flame" adalah salah satu contoh alat edukasi yang sangat efektif. Saya berharap, semoga diskusi kami di Ideafest 2021 dapat menjelaskan faktor penting dari permasalahan lingkungan dan bisa memberikan contoh tindakan yang baik untuk masa depan hutan di Indonesia," ungkap Dian Sastro, dalam IdeaTalks Hybrid Live Session, Jakarta, Jumat 26 November 2021.
© Foto: Shania Suha Marwan
Bara "The Flame" merupakan film dokumenter tentang kehidupan nyata Iber Djamal. Pria 77 tahun yang merupakan penduduk asli Kalimantan itu sepanjang hidupnya berjuang untuk mendapatkan hak waris hutan adatnya.
Film ini juga memaparkan isu lingkungan hidup dan deforestasi yang telah menjadi permasalahan besar di negara ini akan tayang secara eksklusif di beberapa kota besar di Indonesia mulai akhir November ini.
Chitra Subyakto, pendiri Sejauh Mata Memandang, juga peduli dengan isu lingkungan. Dia menganggap kolaborasi dengan Yayasan Dian Sastro sangat penting agar bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas.
"Menjaga bumi adalah salah satu pesan utama kami dan hal ini juga yang diangkat oleh Film Bara "The Flame". Kami berharap pesan ini akan semakin luas dan banyak orang semakin sadar untuk berbuat sesuatu dan aktif melindungi hutan di Indonesia," tambah Chitra.
© Foto: Shania Suha Marwan
Sutradara Bara "The Flame", Arfan Sabran, sangat yakin dengan kekuatan cerita perjuangan tokoh film ini, Iber.
"Harapan saya, film ini dapat menginspirasi para penonton Indonesia dan dapat diterima dengan baik oleh para penggemar film dokumenter tentang problematika perlindungan tanah adat yang layak mendapat perhatian kita," ungkap Arfan Sabran.
Film ini mengunjungi berbagai kota di Indonesia untuk mengajak masyarakat agar turut dalam upaya melindungi lingkungan hutan adat di Indonesia, antara lain di DKI Jakarta, DIY Yogyakarta, Makassar, dan Palangkaraya.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti