Source: Pexels.com
Dream - Pandemi Covid-19 membuat berbagai aktivitas masyarakat di luar rumah dikurangi untuk menghentikan penyebaran virus corona sekaligus mengurangi jumlah orang yang tertular.
Penyebaran virus tersebut juga memengaruhi banyak industri, termasuk fashion. Kondisi ini telah mengubah gaya berbelanja seseorang.
Kini, seseorang lebih memprioritaskan kebutuhan rumah tangga seperti bahan makanan sehari-hari dan alat mandi daripada pakaian atau aksesoris lucu.

Namun menurut pernyataan Walmart yang dilansir dari Miss Kyra, penjualan atasan dan blouse telah meningkat. Sedangkan platform fashion, Lyst menyatakan bahwa minat pasar pada lingerie dan pakaian kasual telah meningkat.
Peningkatan tersebut diperkirakan disebabkan oleh physical distancing. Kemungkinan, banyak orang tetap ingin terlihat formal selama bekerja di rumah cukup dengan memakai atasan saja.
“ Kami telah mencari tahu seputar gaya bekerja di rumah selama lockdown. Data kami membuktikan bahwa di negara seperti US, terdapat orang yang berbelanja pakaian sporty dan seksi. Minggu lalu, pembeli mencari pakaian olahraga dan baju tidur,” ungkap Katy Lubin, Vice President of Communication Lyst.
Banyak brand fashion yang tidak melayani pengiriman semasa lockdown dan meminta pembelinya memasukkan barang ke wishlist agar stoknya bisa dipersiapkan terlebih dulu.
Sedangkan brand seperti KK shape wear, Armani dan Gucci telah mengadakan donasi untuk membantu mengatasi pandemi Covid-19.
(Sumber: Miss Kyra)
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya