Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Reporter : Kojiro Hyu
Minggu, 6 September 2026 10:07
Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara
Akibat sebaran abu vulkanik, Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara. Demi keselamatan penerbangan setidaknya sejumlah 33 penerbangan dibatalkan dan 16 di antaranya adalah penerbangan internasional.

DREAM.CO.ID - Sejak Jumat malam, 4 September, Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi. Hingga Minggu pagi, gunung itu masih terus erupsi dan abu vulkaniknya menyebar ke sejumlah wilayah, termasuk hingga DKI Jakarta.

Situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melansir apa yang disebut sebagai Citra Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau. Disebutkan bahwa berdasarkan informasi PVMBG dan VAAC Darwin serta analisi citra RGB Himawari-9, teridentifikasi dua kluster sebaran abu vulkanik Anak Gunung Krakatau.

Kluster pertama datang dari abu vulkanik permukaan, pada ketinggian 20.000 ft alias ketinggian dua puluh ribu kaki. Dari pengamatan citra satelit sebarannya ke arah timur laut Selatan: mencakup sebagaian daerah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, serta perairan sekitarnya.

Kluster kedua, sebaran dari abu vulkanik 50.000 ft. Dari pengamatan citra satelit menyebar ke arah barat daya-barat laut: mencakup sebagian Banten, Selat Sunda bagian selatan, Lampung, Samudera Hindia di sebelah barat Bengkulu.

Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Akibat sebaran abu vulkanik itu, Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara. Demi keselamatan penerbangan setidaknya sejumlah 33 penerbangan dibatalkan dan 16 di antaranya adalah penerbangan internasional.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by soekarnohattaairport (@soekarnohattaairport)

Dalam siaran pers, yang diedarkan Minggu dini hari, 6 September 2026- Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F Laisa, menjelaskan bahwa kementerian terus memantau serta secara intensif berkodinasi dengan berbagai pihak terkait seperti pengelola bandara, operator penerbangan, serta Badan Meterologi Klimatologi Geofisika (BMKG).

Semula, berdasarkan NOTAM Nomor A3341/26, yang diterbitkan Minggu dini hari, Soekarno-Hatta ditutup dalam rentang waktu antara pukul 01.30 WIB sampai dengan 05.30 WIB.
Penutupan itu kemudian diperpanjang hingga Minggu pukul 9:30 WIB. Otoritas Bandara Soekarno-Hatta lewat akun resmi Instagram menulis bahwa, " Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas Erupsi Anak Gunung Krakatau Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan penghentian operasional penerbangan pada pukul 05.30 sd 09.30 WIB.”

Penerbangan ke mana saja yang terdampak

Lantaran sebaran abu vulkanik Anak Krakatau ini, 16 penerbangan internasional terkena dampak. Tujuh mengalami penundaan, lima mengalami penjadwalan ulang. Yang terkena dampak antara lain: penerbangan menuju dan dari Singapura (SIN), Hong Kong (HKG), Sydney (SYD), Seoul/Incheon (ICN), Doha (DOH), Amsterdam (AMS), dan Kuala Lumpur (KUL).
Rute penerbangan domestik yang terkena dampak adalah penerbangan dari dan ke Lampung, penerbangan menuju Surabaya, serta penerbangan menuju Denpasar. Para penumpang diminta untuk mengecek kembali jadwal penerbangan mereka.

Beri Komentar