Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Pakai IPhone 11 Pro Saat Wisuda, Mahasiswa Di-bully Netizen. (Foto: Twitter Anaz / Switch TM)
Dream - Tidak dipungkiri, memiliki produk iPhone terbaru selalu merupakan masalah besar. Pemilik iPhone akan selalu dilabeli sebagai orang yang sok pamer.
Padahal label sok pamer ini sama sekali tidak adil bagi mereka. Karena membeli atau memiliki iPhone terbaru adalah soal selera, pilihan, dan kerja keras.
Terbaru, sebuah video memperlihatkan seorang mahasiswa menggunakan ponsel terbaru dari Apple, iPhone 11 Pro, saat kamera yang merekam acara wisuda mengarah kepadanya.
Korang kalau beli iPhone 11 Pro jangan buat perangai macam ni tau. Memalukan KUPTM! pic.twitter.com/QaLk0QwINk
— Anaz. (@annazrulan)October 7, 2019
Anaz, netizen yang mengunggah video itu di Twitter, menambahkan tulisan, " Kalau kalian membeli iPhone 11 Pro, jangan bertingkah seperti ini. Memalukan KUPTM! saja."
Cuitan Anaz itu sebenarnya ditujukan hanya untuk bercanda kepada temannya yang bernama Amsyar Naaif Shahmaruddin itu.
Namun, video Amsyar memakai iPhone 11 Pro di tengah acara wisuda itu malah banjir cibiran di media sosial. Anaz sendiri benar-benar tidak menyangka video sahabatnya itu menjadi viral.
Netizen menganggap Amsyar tidak punya malu. Amsyar dituduh telah menggunakan uang pinjaman biaya pendidikannya untuk pamer.

" Beginilah generasi media sosial saat ini. Membeli ponsel hanya untuk pamer. Setelah menyia-nyiakan biaya pinjaman pendidikan, kamu akan mengeluh di media sosial tentang betapa bangkrutnya kamu karena tidak mendapat pekerjaan," cibir seorang netizen.

Cibiran tak kalah pedasnya juga menyebut Amsyar telah memalukan almamater. " Hmmm bikin malu kampusku saja," katanya.

Sementara seorang netizen mengatakan Amsyar hanya bisa pamer karena belum pernah menghadapi susahnya kehidupan dunia luar kampus.
Menurut sebuah wawancara yang dia lakukan dengan My Metro, Amsyar hanya menertawakan komentar-komentar netizen itu.
Dia mengklaim, tuduhan yang dialamatkan kepadanya semuanya tidak benar. Dia tidak peduli dengan komentar nyinyir netizen.
Amsyar mengaku bekerja keras demi bisa membeli iPhone 11 Pro, yang di Singapura dibanderol SGD 1749 atau setara Rp16,9 juta.
" Ya, saya memang pengguna iPhone 11 Pro. Tetapi saya keluar darah, keringat, dan air mata untuk itu. Saya menggunakan uang yang saya peroleh dari bekerja selama masa studi saya hingga sekarang," katanya.
Amsyar sangat bangga bisa memiliki iPhone 11 Pro. Karena itu adalah tuntutan pekerjaannya sebagai fotografer di Instagram.
" Siapa yang tidak bangga? Pendapatan sampingan saya hanya dari Instagram. Karena tuntutan pekerjaan saya sebagai seorang fotografer," katanya.
Lulusan yang kuliah jurusan Keamanan Internet sejak tahun 2017 ini mengaku, juga dapat pekerjaan dari Huawei, Honor, dan perusahaan-perusahaan besar lainnya.
" Bahkan setelah lulus dan wisuda ini, saya akan diterima di perusahaan minyak dan gas bumi di Kuala Lumpur," pungkas Amsyar.
(ism, Sumber: World of Buzz)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan