7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Aisyah Razali/ Foto: Instagram @nrlisyhrzli
Dream - Banyak cara untuk mengenakan hijab dengan style berbeda. Salah satu referensi menarik yaitu ala perempuan Malaysia.
Aisyah Razali, seorang hijab content creator asal Malaysia sering membagikan ide penataan hijab di akun Instagramnya @nrlisyhrzli. Ada satu style yang begitu manis menggunakan pashmina satin.
Bahan mengkilap satin akan bikin tampilan terlihat lebih glamor. Satin terbilang cukup licin sehingga harus tepat styling-nya. Yuk, lihat tutorialnya.
Sebelum menggunakan pashmina di atas kepala, ciput ninja harus sudah terpasang. Setelah itu, letakan pashmina satin di atas kepala dengan satu sisi lebih panjang dari sisi satunya.

Selanjutnya, lipat bagian sisi yang panjang mengikuti bentuk wajah. Berikan jarum pentul di lipatan tersebut, untuk satukan kerudung dan ciput.
Lanjutkan dengan membawa sisa sisi panjang ke bagian sisi satunya. Tarik secara perlahan ke arah telinga sisi satunya. Kunci dengan jarum pentul untuk satukan hijab dan ciput.

Sisa sisi yang panjang tadi letakan di belakang tubuh. Bawa kembali ke bagian depan.

Sedangkan, untuk sisi yang pendek bisa dibiarkan begitu saja di bagian depan tubuh. Jangan lupa kunci juga bentuknya dengan jarum pentul di luar telinga.

Sudah selesai! Look flowy dengan pashmina satin dan tetap secure bisa didapatkan ala perempuan Malaysia.
View this post on Instagram
Dream - Saat digunakan, pashmina silk textured bisa membuat tampilan kamu jadi semakin feminin. Karakternya yang mengkilap, juga memberikan sentuhan glamor.
Hijab dengan bahan ini juga memiliki tekstur yang membuatnya tidak terlalu licin. Umumnya, pashmina silk textured umumnya digunakan untuk datang ke acara formal.
Sebenarnya, kamu tetap bisa memakainya untuk aktivitas sehari-hari atau daily. Pastikan gunakan style yang pas agar tak terlihat berlebihan.
Konten kreator bernama Aisha Nadine, membagikan tutorialnya menggunakan pashmina silk textured. Dari tutorial yang dibagikan, style ini cocok digunakan daily.
Caranya cukup mudah. Pertama letakan pashmina di atas kepala dengan satu sisi lebih panjang dari sisi satunya.
Setelah itu, ambil sisi yang panjang dan bawa ke arah telinga sisi satunya. Kunci dengan jarum pentul. Ujungnya bawa ke bagian belakang tubuh. Tambahkan jarum pentul di bagian luar sisi telinga agar tetap aman.

Sedangkan, untuk sisi pendek bisa dilebarkan di depan tubuh. Bawa sisi tersebut ke arah bahu sisi satunya, dan kunci dengan peniti.

Sudah selesai, style hijab cukup simpel dan cocok untuk daily. Ingin segera mencoba style hijab ini?
View this post on Instagram
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?