Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Shutterstock
Dream - Silent reflux adalah kondisi ketika asam lambung menyebabkan rasa tidak nyaman pada tenggorokan, terutama di belakang tulang dada. Jika ini terjadi pada bayi, maka akan sangat mengganggunya dan bisa jadi si kecil kesulitan untuk mengonsumsi Air Susu Ibu.
Namun bagaimana ibu bisa mengetahui bayi mengalami silent reflux sedangkan si kecil belum bisa berbicara. Berikut gejala yang bisa ibu perhatikan pada bayi:
Jika bayi Anda mengalami gejala-gejala ini, Anda harus pergi ke dokter dan menindaklanjutinya secara lanjut. Dan untuk pertolongan pertama di rumah, lakukan hal ini.
(Sumber: Fustany)
Dream - Faktor kecerdasan seseorang dipengaruhi oleh banyak hal. Antara lain gen, stimulasi, gizi, pendidikan dan lingkungannya. Sebagian besar orangtua ingin memiliki anak-anak yang pintar dan unggul dalam aspek akademik.
Kepintaran anak biasanya baru terlihat ketika nilainya di sekolah selalu unggul, termasuk ketika menjuarai lomba tertentu. Ternyata sejak bayi ketika anak bahkan belum bisa bicara, level intelegensianya sudah bisa diprediksi.
Bukan melalui tes IQ tapi dari analisis feses atau kotoran pertamanya setelah lahir. Hal ini dilakukan oleh tim dari Case Western Reserve University, Ohio, Amerika Serikat. Analisis feses pertama bayi dapat menunjukkan tingkat kecerdasan, atau jika anak rentan terhadap masalah dalam perkembangan kognitif.
Para peneliti menjelaskan bahwa peningkatan kadar FAEE (asam lemak etil ester) yang ditemukan dalam tinja pertama bayi baru lahir (mekonium) dari asupan ibu selama kehamilan dapat menunjukkan apakah anak tersebut rentan atau tidak mengalami masalah kognitif di masa remajanya.
Tim memeriksa sampel kotoran dari 100 bayi berusia satu tahun. Setelah pemeriksaan, mereka menemukan bahwa bayi dengan tingkat bakteri genus Bacteroides lebih tinggi mendapat skor lebih baik dalam tes kognitif dibandingkan dengan kelompok bakteri lainnya.

Penilaian ini dilakukan dengan menggunakan Mullen Scales of Early Learning. Ini melibatkan serangkaian tes perkembangan yang memerlukan pemeriksaan keterampilan motorik halus dan kasar, perkembangan bahasa dan kemampuan persepsi.
Seperti yang dijelaskan oleh Rebecca Knickmeyer, profesor psikiatri di Fakultas Kedokteran Universitas North Carolina, bahwa ini adalah pertama kalinya hubungan antara komunitas mikroba dan perkembangan kognitif ditunjukkan dan ditunjukkan lebih lanjut pada manusia.
Temuan penelitian mengungkapkan bahwa bakteri usus memainkan peran utama dalam meningkatkan keterampilan kognitif bayi sebelum usia satu tahun. " Hasil inimungkin dapat memandu pengembangan mikrobioma untuk mengoptimalkan perkembangan kognitif atau mengurangi risiko gangguan seperti autisme yang dapat mencakup masalah dengan kognisi dan bahasa," kata para peneliti.

Dengan mendemonstrasikan efek probiotik pada otak, penelitian ini juga memunculkan pertanyaan tentang penggunaan antibiotik secara berulang dan bagaimana hal itu dapat memengaruhi otak. Ini karena antibiotik banyak digunakan di unit perawatan intensif neonatus dan pada infeksi saluran pernapasan masa kanak-kanak.
Sumber: MomJunction
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya