Gosok Gigi di Sepertiga Malam

Reporter : Ismoko Widjaya
Jumat, 2 Mei 2014 16:20
Gosok Gigi di Sepertiga Malam
kita. Kebersihan mulut dilakukan bukan saja kala rutin bangun di pagi hari, tapi juga saat bangun di tengah malam.

Mulut cenderung berbau tak sedap setelah seseorang bangun dari tidur. Maka itu, kebersihan mulut menjadi salah satu prioritas kebersihan tubuh kita. Kebersihan mulut dilakukan bukan saja kala rutin bangun di pagi hari, tapi juga saat bangun di tengah malam.

Ini pun yang kerap dilakukan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Rasul yang memang selalu bangun di tengah malam, tak pernah lupa menggosokkan giginya dengan siwak.

Meski saat ini jarang dijumpai siwak, membersihkan gigi bisa juga menggunakan sikat gigi plus pastanya. Maka, orang yang bersiwak pada zaman itu bisa juga dikatakan sebagai orang yang menggosok gigi. Membersihkan gigi bukan saja saat bangun di pagi hari seperti yang lazim kita kenal, tapi juga di sepertiga malam.

Membersihkan gigi saat bangun malam merupakan salah satu contoh kebersihan yang ditunjukkan Rasul dalam kesehariannya. Beliau selalu menjaga kebersihan tubuh, termasuk giginya. Karena, mulut cenderung berbau tidak sedap setelah seseorang bangun tidur.

Kemudian, saat menghadap Tuhan, beliau selalu menjaga penampilan seindah mungkin. Bersih dalam pakaian dan tubuhnya. Rasul tidak ingin menghadap Allah dalam keadaan badan yang kotor atau dengan bau mulut yang tidak sedap, serta pakaian yang tidak rapi.

Menggosok gigi tidak hanya dilakukan pada saat rutin, tapi juga saat bangun pagi hendak menunaikan salat subuh. Bisa juga saat bangun dari tidur pada siang hari. Jadi, menggosok gigi bisa dilakukan beberapa kali dalam satu hari.

Beri Komentar