Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Harbolnas 12.12
Dream - Jelang Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada 12 Desember nanti, aneka macam diskon dan promo mulai bertebaran. Salah satu platform belanja online yang menyediakan aneka promo dan diskon 12.12 adalah ZALORA.
ZALORA 12.12 Mega Sale menawarkan diskon hingga 95 persen untuk koleksi fashion, beauty, lifestyle, dan flash sale hingga 40 persen serta cashback hingga 12 juta rupiah mulai dari tanggal 1-17 Desember 2021.
Menurut Bimo Darmoyo, Associate Marketing Director ZALORA Indonesia, akhir tahun merupakan waktu yang tepat bagi pelaku e-commerce dan pelaku usaha memberikan penawaran terbaik.
" Oleh karenanya, kampanye Harbolnas ZALORA 12.12 Mega Sale kali ini kami persembahkan bagi mereka pecinta fashion, kecantikan, dan gaya hidup, agar dapat mengakses pengalaman belanja terbaik dan koleksi dari brand kesayangan mereka dan kami pastikan mereka akan mendapatkan keuntungan maksimal di kampanye ini," kata Bimo dalam media gathering ZALORA secara virtual, Kamis, 2 Desember 2021.
Tahun 2021 merupakan tahun di mana Indonesia menuju masa pemulihan dari pandemi, dengan percepatan vaksinasi dan jumlah kasus positif yang terus menurun, permintaan baru untuk produk fashion dan lifestyle pun ikut meningkat.
Hal ini tentu juga menjadi salah satu faktor penting di balik adanya pergeseran tren fashion selama pandemi berlangsung. Termasuk diantaranya seperti perubahan ukuran keranjang belanja pelanggan, model pakaian yang lebih digemari, waktu untuk berbelanja produk fashion, dan sebagainya.

Ria Sarwono, Brand & Marketing Director Cottonink, memprediksi pada tahun 2022 mendatang, tren fashion akan masih sama, dengan penjualan di ranah online yang masih kuat, namun juga menunjukkan perbaikan di ranah offline.
" Dengan telah dibukanya kembali Mall serta bazaar atau acara fashion secara offline, tentu hal ini membawa dampak positif bagi pelaku usaha lokal di bidang fashion seperti kami," tutur Ria.
Ria mengungkapkan merek fesyennya yakni Cottonink telah menyiapkan model pakaian yang nantinya akan populer di 2022.
" Kami telah menyiapkan berbagai koleksi hasil kolaborasi serta pakaian ready to wear, esensial dan tetap nyaman untuk digunakan baik di dalam maupun luar rumah, salah satunya pakaian untuk kembali bekerja dari kantor," jelasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya