Menyusuri Goreme, Lembah Terkenal Turki Bareng Halal Dream Trip Wardah

Reporter : Idho Rahaldi
Kamis, 28 November 2019 13:12
Menyusuri Goreme, Lembah Terkenal Turki Bareng Halal Dream Trip Wardah
Semangat peserta Halal Dream Trip with Wardah makin bertambah.

Dream - Halal Dream Trip with Wardah telah memasuki hari ketiga pada Rabu, 27 November 2019. Agenda kali ini yaitu menyusuri sudut menarik Cappadocia.

Sayangnya, ada satu agenda yang terpaksa dibatalkan yaitu naik balon udara. Cuaca sangat tidak mendukung hingga pemerintah setempat mengeluarkan larangan terbang.

Meski begitu, antusiasme peserta Halal Dream Trip with Wardah di Turki tidak surut. Bersama Spokeperson Wardah, Hanggini, mereka semakin bersemangat menjelajahi Cappadocia.

Dibandingkan dua hari sebelumnya, petualangan kali ini berjalan cukup santai. Para peserta mulai berpetualang tepat pukul 10.00 waktu setempat.

Petualangan kali ini mengusung konsep satu hari keliling Cappadocia. Tujuan pertama para peserta yaitu Goreme Open-Air Museum, kompleks gereja dan biara yang berdiri sejak abad ke-11.

 Cappadocia

Goreme Open-Air Museum (Idho Rahaldi/Dream) 

1 dari 3 halaman

Goreme Open-Air Museum

Lokasi Goreme Open-Air Museum hanya 15 menit berjalan kaki dari pusat Desa Goreme, yang jadi tempat menginap. Destinasi ini masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO sejak 1984, dan merupakan salah satu dari dua situs dunia pertama di Turki.

" Di sini sangat menarik karena terdapat lukisan yang menceritakan sejarah bagaimana kehidupan masyarakat pada saat itu. Goanya didesain sebagai tempat tinggal. Bagaimana mereka bisa survive di sana, benar benar menakjubkan," ujar salah satu pemenang Halal Dream Trip Turki with Wardah 2019, Dessy Diniyanti.

Puas mengabadikan gambar, rombongan bergeser ke Lembah Zelve, sekarang dikenal sebagai Zelve Open Air Museum. Destinasi ini merupakan satu lembah monastik paling awal di Cappadocia.

 Cappadocia

Lembah Zelve (Idho Rahaldi/Dream)

Gerejanya memang tidak sebanyak atau mengesankan seperti yang ada di Goreme Open-Air Museum. Tetapi Zelve memiliki daya tarik tersendiri.

Topografinya lebih dramatis, dengan puncak tebing dan lembah curam. Ada lebih banyak kebebasan untuk memanjat dan melihat-lihat di semua gua, sudut dan celah.

2 dari 3 halaman

Lembah Gorem yang Menakjubkan

Hal terbaik yang ditawarkan Zelve yang tidak dimiliki Goreme adalah lembahnya. Ada tiga lembah, dua di antaranya dihubungkan terowongan. Tiga lembah ini merupakan surga bagi para pemanjat tebing.

Setidaknya diperlukan dua jam bagi traveler untuk berjalan melalui lembah-lembah ini. Sepanjang mata memandang, traveler akan dimanjakan oleh pemandangan tempat yang begitu indah.

 Cappadocia

Suasana Desa Gorem yang tenang (Idho Rahaldi)

Tak lama di sana, rombongan kembali bergeser menuju Devrent Valley, juga dikenal sebagai Imagination Valley atau Rose Valley. Di sini, tim menikmati pemandangan bebatuannya yang menakjubkan. Indah sekaligus menantang.

Bebatuan di Devrent Valley memiliki bentuk-bentuk yang unik. Ada yang berbentuk mirip seperti onta, lumba-lumba, anjing hingga reptil. Sangat tepat untuk lokasi berfoto.

 

3 dari 3 halaman

Lezatnya Sajian Uranos Sarikaya

Tim kemudian bertolak menuju Uranos Sarikaya. Sebuah restoran Turki bertajuk 'Restoran Para Raja'. Masuk dengan pintu menyerupai piramida, tim disambut dengan alunan musik khas Turki. Sajiannya cukup nikmat, berbahan daging ayam dan ikan segar yang digoreng.

 Cappadocia

Peserta berfoto di depan restoran Uranos Sarikaya (Idho Rahaldi/Dream)

Setelah perut terisi, saatnya berbelanja. Tim Halal Dream Trip bersama Wardah bergerak menuju tempat belanja berlian dan permata. Konak Jewelery namanya. Tempat ini surga bagi para wanita karena memajang beraham jenis perhiasan.

Ada yang berbelanja untuk kerabat, keluarga, bahkan kekasih. Hasrat wanita seakan terpuaskan dengan batuan berbinar itu.

 Cappadocia

Taman parkir Konak Jewelery (Idho Rahaldi/Dream)

" Perhiasan di Konak Jewelery begitu bervariasi dengan desain yang eksklusif, selain batu yang terdapat di Konak Jewelery 100 persen bebatuan asli, baik batu khas Turki atau bebatuan lainnya seperti topaz, shaphire, virus. Maka dari itu harga yang di tawarkan relatif meronggoh kocek mahasiswa untuk jenis logam perak campuran 50 persen, sedangkan untuk emas dibandrol mulai dari Rp 20juta dengan garansi global," ujar Carla Iskandar, salah satu peserta.

Acara belanja itu berlangsung sekitar 1,5 jam. Usai belanja, tim kembali ke hotel untuk beristirahat.

Esok hari, rencananya rombongan pindah kota melalui pejalanan darat. Terus pantau keseruan kegiatan Halal DreamTrip Wardah 2019 ya.

Beri Komentar
Pengalaman Hidup Berharga Chiki Fawzi di Desa Ronting