Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Spa Terbalik. (Source: Hotel-hubertus/Davide Anzimani & Rebecca Paviola)
Dream - Di samping menikmati kenyamanan fasilitas di kamar, tamu yang menginap juga ingin mencoba berbagai layanan yang disediakan pengelola hotel. Selain kolam renang, fasilitas yang juga banyak tersedia di sebuah tempat penginapan adalah sebuah spa.
Fasilitas spa banyak digunakan pengunjung untuk bisa bersantai dan melepas lelah dalam hitungan jam.
Kini, banyak hotel yang menawarkan spa dengan pengalaman tak biasa. Alhasil, spa menjadi tujuan utama bagi banyak orang semata-mata untuk mendapatkan pengalaman unik seperti yang disajikan di spa hotel Hubertus di Valdaora, Italia.
Spa bernama Hub of Huts ini memiliki konsep melawan gravitasi. Jadi, kepalamu akan berada di bawah dan kaki di atas. Tempat tersebut terdiri dari serangkaian gubuk kecil. Lantai bawah spa tampak seperti mengalami rotasi 180 derajat dengan gubuk-gubuk yang terlihat mengambang terbalik.
Spa ini menggantung 50 kaki dari tanah, didukung oleh pilar-pilar besar seperti pohon yang dilapisi kayu larch.
Dilansir dari Apartmenttherapy.com, spa ini didesain oleh Noa Network dan mengambil inspirasi dari desa-desa pegunungan serta gambar cermin yang dilihat orang di permukaan air.
View this post on Instagram
“ Inti dari desain ini adalah tentang menjungkirbalikkan cakrawala dengan hasil memukau bagi orang yang melihatnya,” ujar Luke Rungger, Arsitek Utama dan Pendiri Noa Network.
Ia mengungkapkan konsep spa tersebut dibuat untuk memberikan perubahan perspektif yang umum di bidang kesehatan. Spa ini dijuluki 'surga dan neraka' karena bentuknya terdiri dari dua lantai atas serta bawah dengan bentuk yang saling bercermin.
Di lantai atas (surga), terdapat dua bak mandi, pusaran air, dua pancuran panoramik, serta ruang ganti. Sedangkan di lantai bawah terdapat dua sauna, pusaran air, serta pancuran yang memiliki suasana lebih hangat (neraka).
“ Saat seseorang turun (ke lantai bawah), suhu ruangan meningkat. Rasanya seperti turun ke pusat bumi,” ungkap Arsitek Pengawas, Gottfried Gruber. Adapun tarif harga di Hotel Hubertus dimulai dari $184,97 atau sekitar Rp2,8 juta per malam per orang.
Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita
Dream - Barang unik dengan nilai sejarah tinggi tidak jarang ditemukan terjual dengan harga fantastis. Tidak untuk digunakan, kebanyakan barang-barang tersebut dijual hanya untuk dikoleksi dan disimpan saja.
Baru-baru ini, sebuah kursi tua berhasil terjual dengan harga yang sangat fantastis. Kursi berusia 300 tahun itu berhasil memecahkan rekor dunia.
Benda bersejarah itu terjual dengan harga 14,4 juta euro atau sekitar Rp219 miliar. Kursi bentuk tapal kuda rosewood itu sebelumnya dirancang untuk pejabatdi China selama Dinasti Ming.

Kursi itu kemudian disimpan di London, tepatnya di rumah pengusaha Hong Kong, Sir Joseph Hotung yang kini telah meninggal.
Kursi yang tidak bisa diduduki itu memiliki perkiraan harga hingga Rp26 miliar. Namun, seorang kolektor pribadi membayar delapan kali lipat dalam lelang penawaran Sotheby di London baru-baru ini.

" Menonton tawaran lelang adalah sorotan karir - hasil yang menakjubkan," kata spesialis seni Asia, Henry-Sneyd merujuk pada pelelangan kursi tersebut, dilansir dari The Sun.
Seorang perwakilan dari Sotheby’s, perusahaan lelang benda seni dan koleksi yang menawarkan kursi tersebut, mengungkap salah satu alasan kursi itu diburu para kolektor dan berhasil terjual dengan harga yang fantastis.
“ Kursi berlengan tapal kuda mungkin paling banyak dicari dari semua barang furnitur Ming, dan dianggap sebagai desain paling mencolok dan paling terkenal yang dibuat oleh tukang kayu Cina,” kata perwakilan Sotheby's, Melica Khansari.
" Diciptakan untuk dilipat agar mudah dibawa, kursi portabel ini secara alami lebih rentan terhadap kerusakan daripada perabot lainnya. Oleh karena itu, hanya sedikit yang dapat bertahan dalam ujian waktu, membuat contoh yang ada menjadi sangat berharga. Mereka akan digunakan oleh pejabat tertinggi," imbuhnya.
Laporan : Erdyandra Tri Sandiva
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya