House of Nabilia, Butik Hijab Syari Keluarga

Reporter : Dwi Ratih
Selasa, 11 Agustus 2015 15:30
House of Nabilia, Butik Hijab Syari Keluarga
House of Nabilia telah memiliki tiga brand. Nabili limite adalah rancangan pakaian yang didesain utuk acara formal. Sedangkan Nabilia dan Nrh adalah pakaian-pakaian ready to wear.

Dream - Sebagai salah satu label yang menjual pakaian muslim, House of Nabilia ikut menjajal peruntungan dengan bergabung di district 12. Butik milik keluarga ini sudah dibuka sejak Agustus 2011. Bahkan pemilihan nama Nabilia pun terisnpirasi dengan menggabungkan nama Naila Rafika dan sang adik Nabila.

Menurut Naila, berawal dari kegemaran adiknya Nabila dalam mendesain pakaian, Naila ikut mendukung untuk mendirikan butik paska resign dari pekerjaan lamanya. Hingga kini mereka berhasil membranding usaha mereka, sebagai salah satu butik pakaian muslim yang menjual pakaian syari. 

" Sebenarnya kalau yang punya passion di bidang fesyen itu adikku tapi saat itu dia belum berhijab. Jadi yang orang kenal kalau busana House of Nabilia itu style aku," kata Naila saat ditemui di FX Sudirman.

Setelah usaha mereka berkembang semakin besar, Nabila memutuskan untuk memperdalam ilmu desainnya dengan menempuh pendidikan di Esmod. " Nah dari situ lama-lama rancangan jadi berubah lagi jadi makin syari. Jadi udah nggak bikin lagi kaya yang celana-celana gitu," tambah perempuan berhijab tersebut.

Keputusan besar diambil saat House of Nabila mengubah konsep fesyennya menjadi lebih fresh lagi di awal tahun 2015. " Jadi kami launching dan rebranding lagi Febuari kemarin, termasuk ganti logo juga. Lalu kami juga ngeluarin brand baru," jelasnya.

Saat ini House of Nabilia telah memiliki tiga merek. Nabili limite adalah rancangan pakaian yang didesain utuk acara formal. Sementara Nabilia dan Nrh didesain khusus untuk pakaian-pakaian ready to wear.

" Kalau Nabilia pilihan untuk busana yang lebih syari, sedangkan Nrh kami rancang dengan konsep yang lebih muda dan modis," lanjutnya lagi.

Meskipun berbeda konsep, mereka selalu menekankan kepada pelanggan jika ketiganya berada di dalam satu payung. " Jadi kalau mau desain itu bikin yang nyambung, cuma beda style dan packagingnya aja. Jilbab Nrh itu nggak sepanjang yang Nabilia," terang Nalia.

" Misi kami dengan adanya Nrh ini bisa mengajak orang-orang yang belum berhijab menjadi tertarik. Karena desainnya memang tertutup dan cocok untuk mereka yang belum berhijab," tambahnya kemudian.

Diakui Naila jika ia dan sang adik Nabila sering berdebat dalam menentukan desain baju. Tapi hal itu tidak menjadi masalah besar untuk mereka. Dukungan dari sang suami, menjadikan usahanya lebih terkonsep ke depannya.

" Sedangkan untuk warna kami nggak main di satu warna saja. Semakin ke sini semakin mature jadi kita lebih menekankan ke beauty dan simplisity," lanjut Naila menerangkan.

" Kami bermain di garis desain yang simpel dan nggak rampel. Paling sedikit liquid, ngeflow dan kalaupun lebar itu tetap cantik dan sederhana," tambah Naila.

Mereka sengaja membuat konsep baju demikian, untuk mengembalikan esensi orang yang menutup aurat. Sehingga tidak menjadi pusat perhatian karena baju yang dikenakan. Karena itu ia yakin kehadiran House of Nabila merupakan solusi bagi para muslimah yang membutuhkan sentuhan modest style dengan ukuran yang lebih panjang. 

House of Nabila mematok harga di kisaran Rp 200.000-Rp 350.000 untuk jenis celana, outer atau atasan yang didesain untuk busana sehari-hari. Sedangkan untuk pakaian yang memakai bahan berkualitas premium bisa mencapai Rp 800.000.

" Tapi kalau dress yang di bawah brand Nabilia start dari Rp 300.000 hingga Rp 950.000, itu sudah satu paket," tutup perempuan cantik ini mengakhiri.

Laporan: Kusmiyati

Beri Komentar