Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Zillow
Dream - Pohon besar dengan batang yang kokoh dalam sebuah lahan pemukiman, kerap kali dipotong agar pembangunan bisa dilakukan. Sebenarnya, pohon yang masih hidup tersebut bisa dijadikan bagian dari rumah dan memunculkan keunikan tersendiri.
Seperti sebuah rumah di kawasan Price Canyon Rd, Pismo Beach, California, Amerika Serikat. Di area ini terdapat beberapa rumah dan salah satunya ada yang cukup unik.

Foto: Zillow
Rumah dibangun dengan mengelilingi pohon besar yang sudah tumbuh sebelumnya. Batang tanaman yang kokoh berdiri di ruang keluarga dan jadi bagian tak terpisahkan dari rumah.

Foto: Zillow
Konstruksi dari rumah benar-benar mengikuti pertumbuhan pohon. Termasuk juga penempatan furnitur di dalamnya.

Bagian teras juga tak kalah rindang. Lantai kayu dengan pagar berdesain simpel dibuat mengikuti kondisi pepohonan di sekitarnya. Hunian pun jadi sangat menyatu dengan lingkungan di sekelilingnya. Keren, bukan?

Sumber: Zillow
Dream - Pernah membayangkan tinggal di atas bukit dengan pemandangan birunya laut? Jika iya, kamu harus melihat properti yang dijual di kawasan Westward Ho, tepi laut Devon, Inggris.
Berupa gubuk pantai yang usang berukuran panjang 2,44 meter dan lebar 1,76 meter. Kayunya sudah lapuk sebagian dan fondasi juga tak lagi kokoh. Rumah ini ternyata dijual seharga £30.000 atau sekitar Rp538 juta.

Terlepas dari kondisi gubuk yang rusak, rupanya peminatnya cukup banyak. Hal itu lantaran tanah tempat bangunan memiliki nilai yang cukup tinggi. Pemandangannya menghadap ke perairan biru perairan Bristol Channel.

Foto: Domain.com.au
Lokasi properti, dekat dengan fasilitas daerah Devon yang sangat berkembang. Tak heran kalau rumah ini banyak jadi incaran orang untuk disulap jadi tempat liburan.
Dream - Melihat rumah mungil dari kayu dengan nuansa pedesaan, mungkin banyak yang beranggapan kalau harganya terjangkau. Seperti sebuah pondokan kecil di Dalry Road, Australia.
Rumah kayu ini hanya memiliki satu area tidur dan ruang perapian tanpa sekat dan satu kamar mandi, tapi harganya sangat mahal. Bangunan mungil ini dijual dan harganya mencapai AUS $700.000 atau sekitar Rp7,1 miliar.
Pondokan tersebut dulunya rumah singgah dermawan Alfred Sandover yang dibangun 1918. Rumah itu kemudian jadi rumah peristirahatan putra Sandover, Eric dan kini dijual ke publik. Ukuranya memang mungil tapi rumah ini memiliki nilai sejarah. Tak heran kalau harganya cukup mahal.

Foto: The Agency via Domain.com.au
" Terletak di atas lahan seluas 2.241 meter persegi, pondok kecil ini merupakan kesempatan langka bagi seseorang untuk memanfaatkannya sebagai rumah akhir pekan atau mempertahankannya sebagai Garage House,” kata Patrick Harper dari The Agency, yang menjual rumah tersebut, dikutip dari Domain.co.au.

Foto: The Agency via Domain.com.au
Pondokan memiliki teras mungil yang dilengkapi kursi dan meja untuk bersantai menikmati suasana alam. Memasuki area depan, terdapat perapian kecil yang sudutnya ditaruh sofa mungil berwarna pink. Lantai kayu tetap dipertahankan, sehingga nuansa pedesaan tetap terasa.

Foto: The Agency via Domain.com.au
Ruang selanjutnya adalah area keluarga sekaligus tempat tidur. Di sudut dekat jendela ditaruh sofa untuk berkumpul. Sementara area berlawanan, terdapat satu ranjang berukuran sedang.

Foto: The Agency via Domain.com.au
Ruang selanjutnya adalah dapur dan kamar mandi. Ukurannya mungil tapi desainnya dibuat menarik dan memanjakan mata.

Foto: The Agency via Domain.com.au
Sumber: Domain.com.au
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya