Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilmuwan Berhasil Ciptakan Pohon Silsilah Keluarga Terbesar Di Dunia.
Dream - Para ilmuwan baru-baru ini berhasil menciptakan pohon silsilah keluarga, yang biasa disebut family tree, terbesar di dunia.
Pohon keluarga tersebut dilaporkan menghubungkan sekitar 27 juta orang yang diyakini memiliki hubungan darah di seluruh dunia.
Bagan silsilah keluarga yang dibuat oleh tim ilmuwan di Inggris itu bisa dilacak ke belakang hingga puluhan ribu tahun.
Diharapkan upaya pembuatan pohon silsilah keluarga ini akan membantu para ilmuwan memahami evolusi umat manusia lebih banyak.
Pohon keluarga jumbo ini bahkan dipercaya bisa membantu mendorong penelitian medis dengan mengidentifikasi penyakit keturunan atau genetik.
" Kami pada dasarnya membangun pohon keluarga yang sangat besar. Ini adalah model silsilah semua umat manusia yang menghasilkan semua variasi genetik yang kita temukan pada manusia saat ini," ujar peneliti utama, Dr Yan Wong.
Menurut Dr Wong, pohon silsilah keluarga ini memungkinkan kita untuk melihat bagaimana urutan genetik setiap orang yang berhubungan satu sama lainnya.
Penelitian dari Universitas Oxford ini menggabungkan genom modern dan kuno, yang memberikan detail yang belum pernah dilihat sebelumnya tentang bagaimana orang di seluruh dunia terkait satu sama lain.
Seperti diketahui, genom manusia terdiri dari satu set lengkap DNA yang ditemukan dalam tubuh setiap orang. Genom ini berisi semua 'petunjuk' bagaimana manusia akan berkembang.
Genom tersebut dikumpulkan oleh para ilmuwan dari ratusan ribu orang selama berabad-abad yang lalu. Sebagian silsilah yang dikumpulkan ini bahkan bisa ditelusuri kembali ke puluhan ribu tahun yang lalu.
Pencapaian ini tidak lepas dari kemajuan analisis biologis yang memungkinkan para ilmuwan membuat 'peta' yang lebih besar dari rute-rute genom ini yang telah diambil sepanjang sejarah.
Teknik baru untuk pembuatan family tree terbesar di dunia ini telah dijelaskan dalam jurnal Science.
" Penelitian ini meletakkan dasar bagi teknik pengurutan DNA generasi berikutnya," tambah Dr Wong.
Dalam pembuatan pohon silsilah keluarga ini, tim peneliti sebelumnya harus menjaring delapan database yang berisi 3.609 urutan genom manusia.
Kemudian, dengan menggunakan algoritma komputer, tim peneliti memprediksi kapan dan di mana nenek moyang kita tinggal.
Setelah melakukan perhitungan yang rumit, para ilmuwan Oxford akhirnya bisa membangun jaringan silsilah yang berisi hampir 27 juta nenek moyang manusia.
Sumber: Daily Star
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya