Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(c) Kemenpora
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo melakukan rapat terbatas dengan Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma'ruf Amin. Dalam rapat tersebut, pokok pembahasan utamanya adalah pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (30/5/2023).
Ada beberapa poin penting yang ditegaskan oleh Menpora Dito terkait pelaksanaan DBON tersebut, berikut ini beberapa highlight-nya.
Menpora Dito mengungkapkan bahwa pelaksanaan DBON tersebut menjadi konsentrasi Kemenpora untuk menjalankan program yang mengajak masyarakat hidup sehat dan bugar. Tak hanya itu, Kemenpora juga fokus meningkatkan olahraga prestasi dengan multi event yang saat ini banyak diikuti.
"Target olahraga prestasi dalam waktu dekat ini adalah ASEAN Para Games 2023 Kamboja dengan target 121 emas, 92 perak dan 84 perunggu. Berikutnya ada Asian Games dan Asian Para Games di China yang juga sebagai jembatan untuk menuju Olimpiade 2024 Paris. Kemenpora juga terus fokus untuk membudayakan olahraga di masyarakat sesuai Perpres 86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional," ujar Menpora Dito.
Dalam pelaksanaannya, Wapres yang juga berperan sebagai Ketua Tim Koordinasi Pusat bersama para anggota Tim Koordinasi Pusat DBON membahas evaluasi dan kemajuan pelaksanaan DBON. Tak hanya itu, mereka juga membahas rencana tindak lanjut untuk mencapai target yang sudah ditetapkan selama periode 2022-2024.
Wapres memberikan penekanan latar belakang terbitnya Perpres nomor 86 tahun 2021 yang menjadi implementasi atas arahan Presiden terkait rancangan ekosistem olahraga nasional dan tata kelola pembinaan atlet nasional.
“Selain meningkatkan prestasi olahraga nasional, DBON juga bertujuan untuk meningkatkan budaya olahraga di masyarakat, serta memajukan perekonomian nasional berbasis olahraga,” terang Wapres.
Tidak hanya sebatas itu, Wapres juga meminta seluruh Kementerian/Lembaga dapat meningkatkan komitmen bersama dalam menyukseskan implementasi DBON. Tak terkecuali pelaksanaan Desain Besar Olahraga Daerah (DBOD) yang harus dijalankan dengan baik.
"Untuk menjalankan DBON dengan baik, kita juga akan memaksimalkan DBOD," ujar Wapres pada Preskon.
Rapat ini juga dihadiri beberapa tokoh lain, yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri BUMN Erick Thohir , Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menkumham Yasonna Laoly, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid, dan Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya