Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Indosat Dan Tri Indonesia Dikabarkan Akan Merger. (foto: Shutterstock/Ilustrasi)
Dream – Dua operator telekomunikasi di Indonesia, Indosat dan Tri, dikabarkan akan menggabungkan usahanya. Kabar itu muncul setelah perusahaan Hong Kong, CK Hutchison Holdings Ltd—pemilik Tri Indonesia--dikabarkan mendekati kesepakatan dengan QSPC Oreedo Qatar.
Menurut kabar, perusahaan ini akan sedang membahas penggabungan bisnis telekomunikasi dengan PT Indosat Ooredoo.
“ CK Hutchison dikabarkan sedang dalam proses pembicaraan lanjutan untuk menggabungkan bisnis telekomunikasi dengan PT Indosast Oreedo,” kata sumber dilansir dari Bloomberg, Selasa 22 Desember 2020.
Sekadar informasi, Ooredoo menggenggam 65 persen saham Indosat di Jakarta. Kesepakatan ini akan melibatkan penawaran tunai dan saham. Nantinya, kedua perusahaan akan ditetapkan sebagai pemegang saham signifikan dalam entitas gabungan.
“ Pengumuman (rencana penggabungan) akan disampaikan minggu ini,” ujar sumber.
Menurut sumber, aksi konsolidasi itu masih dalam tahap pematangan. Struktur kesepakatan belum dirampungkan.
Pihak Ooredoo dan CK Hutchison belum memberikan tanggapan atas kabar tersebut.
Sekadar informasi, saham Indosat meningkat 90 persen tahun ini dan memberikan valuasi pasar perusahaan sebesar US$2,2 miliar. Bisnis telekomunikasi di Indonesia menyumbang 23 persen dari total pendapatan Ooredoo.
Sementara itu, Hutchison Asia Telecommunications (Tri) yang menjadi induk CK Hutchison di Indonesia,Vietnam, dan Sri Lanka, memiliki 4,8 juta pelanggan aktif di tiga negara. Menurut laporan, Indonesia menyumbang pendapatan sebesar US$510 juta atau 87 persen dari total pendapatan Hutchison Asia pada enam bulan pertama 2020.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya