Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sikat Gigi (shutterstock.com)
Dream - Dokter gigi selalu mengimbau untuk mengganti sikat gigi selama tiga bulan sekali. Mengapa demikian?
Menurut dokter gigi Callista Argentina, sikat gigi yang rusak dapat memberi dampak buruk pada kesehatan rongga mulut. Bukannya membersihkan, sikat justru merusak gigi.
" Sikat yang sudah rusak sampai mekar tidak akan akurat lagi pembersihannya. Dari yang seharusnya membuang kotoran justru menganai bagian gusi," kata Callista di acara GSK Consumer Healthcare, Jakarta, Jumat 1 Maret 2019.
Gusi yang terdorong oleh sikat akan membuatnya semakin turun. Akibatnya, permukaan gigi semakin terbuka dan memicu terjadinya rasa ngilu ketika megonsumsi makanan tertentu.
" Kalau gusi sudah terbuka akan timbul masalah gigi sensitif. Akan dipicu oleh makanan dan minuman dingin, manis atau asam," lanjutnya.
© Dream
Selain rutin mengganti sikat gigi, cara menyimpannya juga tidak boleh asal. Tidak dianjurkan untuk menutup sikat gigi dengan cap atau penutup kepala karena dapat membuat bulu sikat menjadi lembap.

Selain itu, sikat gigi sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan. Jangan memakai sikat gigi orang dewasa untuk anak-anak karena dapat melukai gusinya. Penderita gigi sensitif juga perlu sikat khusus.
" Pilih sikat dengan bulu yang lembut sehingga tidak menurunkan gusi. Jangan pilih yang medium ataupun hard," imbuhnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya