Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Ilustrasi: Shutterstock)
Dream - Penghasilan yang diperoleh sebenarnya bisa mencukupi semua kebutuhan jika kita lebih berhati-hati dan hemat dalam pengeluaran.
Mereka yang terjerumus ke dalam utang lebih banyak disebabkan karena membeli barang secara berlebihan dari yang dibutuhkan.
Nah, agar tidak terperangkap shopping berlebihan, mari kenali dan hindari enam jebakan yang bisa membuat dompet menipis lebih cepat.
1. Tidak Merencanakan Pembelian
Akibat tidak merencanakan pembelian, kita cenderung menghabiskan lebih banyak uang, membeli apa yang sebenarnya tidak dibutuhkan atau tidak menjadi prioritas.
2. Terpengaruh Taktik Penjualan
Terpengaruh iklan yang mengklaim bahwa barang itu sebagai sesuatu yang baru atau tren terbaru membuat kita tergoda untuk membeli.
3. Memakai Kartu Kredit
Kartu kredit menyebabkan seseorang membeli meskipun mereka tidak memiliki cukup uang. Hal ini akan menambahkan hutang.
4. Tidak Menetapkan Tujuan Keuangan
Tidak menetapkan tujuan keuangan seperti berapa yang harus ditabung, mendahulukan utang dan sebagainya, akan membuat kita gampang tergoda untuk belanja barang.
5. Ikut-ikutan Tren
Gaya hidup teman dan pengaruh tren terbaru akan membuat kita takut dibilang ketinggalan zaman. Akibatnya, untuk memuaskan gaya hidup dan tren terbaru itu kita belanja barang yang tidak perlukan.
6. Hobi Jalan-jalan
Hobi jalan-jalan di mal atau cuci mata di toko online akan membuat kita mudah tertipu dan terperangkap untuk belanja barang yang tidak dibutuhkan dalam sekejap.
(Sumber: Mynewshub.cc)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya