7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi Konsumsi Salad/ Foto: Shutterstock
Dream - Memiliki tubuh yang sehat adalah dambaan semua orang. Apalagi sejak pandemi Covid-19 kemarin melanda, semakin banyak orang mulai menyadari bahwa menjaga dan memperhatikan kesehatan merupakan hal yang sangat penting.
Berbagai cara dilakukan untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti memenuhi kebutuhan air dalam tubuh, beristirahat dengan cukup, hingga mengonsumsi makanan yang sehat dan bernutrisi. Apalagi di bulan Ramadan, kita perlu memahami diri lebih dalam agar badan tetap sehat walaupun dalam keadaan berpuasa sebulan penuh.
Ketika tubuh kita dalam keadaan yang sehat, pastinya kita akan tetap menjaga produktivitas di bulan Ramadan.
Cara paling mudah untuk menjaga kondisi tubuh tetap fit adalah dengan pola makan yang baik, makan makanan yang memiliki kandungan gizi lengkap & seimbang, rutin berolahraga, serta turunkan tingkat stres.

“ Makanan bergizi lengkap tentunya harus lezat agar nafsu makan kita bertambah. Nah, salah satu yang bisa membuat nafsu makan kita bertambah saat berbuka puasa maupun santap sahur adalah menu makanan yang menyegarkan seperti buah- buahan,” ujar Dosen Gizi dari Universitas Esa Unggul, Nazhif Gifari pada acara Ngabuburit bersama Mayumi bertajuk Sajian Sehat dan Menyegarkan Selama Berpuasa, Selasa 11 April 2023
Buah memiliki kandungan zat gizi mikro terdiri dari vitamin dan mineral yang cukup banyak, pemenuhan zat gizi ini sangat dibutuhkan tubuh terlebih dalam kondisi berpuasa.

“ Kemudian, kandungan antioksidan dalam buah juga berperan dalam imunitas tubuh, menurunkan risiko penyakit PTM, serta kandungan air untuk metabolisme tubuh khususnya selama menjalani puasa saat ini,” ujar Nazhif.
Beragam kreasi menu berbahan dasar buah bisa jadi pilihan Sahabat Dream, salah satunya salad buah.

“ Menu salad buah sangat cocok dihidangkan untuk berbuka puasa, karena nutrisi penting dalam buah sangat dibutuhkan tubuh setelah seharian berpuasa,” kata Head of Sauce & Seasoning Dept, PT AJINOMOTO INDONESIA pada kesempatan yang sama.
Sejalan dengan hal ini, meningkatkan konsumsi buah-buahan di keluarga Indonesia Ajinomoto Indonesia meluncurkan produk baru Mayumi Saus Salad Buah, yang merupakan pionir untuk kategori saus spesifik untuk buah-buahan.
Rasa manis creamy dengan rasa lemon yang menyegarkan pada saus salad ini bisa menjadi teman makan buah agar lebih lahap nih, Sahabat Dream.
Coba padukan buah-buahan segar penuh vitamin dengan creamy-nya Mayum yang cocok untuk memenuhi kebutuhan gizi di bulan Ramadan. Intip resep yang Mayumi bagikan berikut yuk.
Bahan-bahan:

Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?