Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Semprotkan Disinfektan
Dream - Pemilik kendaraan melakukan pencegahan penularan virus corona dengan menggunakan cairan disinfektan. Gunanya, membuat kabin kendaraan lebih bersih dan mencegah pengguna kendaraan dari terpapar Covid-19.
Namun muncul pertanyaan, amankah disinfektan disemprot ke kabin kendaraan? Mengingat, cairan itu mengandung bahan kimia yang mungkin membuat kabin rusak.
Menurut Head of After Sales Marketing & Development Department Mitsubishi Indonesia, Ronald Reagan, tak semua cairan disinfektan aman disemprotkan ke kabin kendaraan.

Sebab, selain tak baik untuk pengemudi, cairan disinfektan yang tak melalui uji kelayakan diyakini juga bisa merusak interior kendaraan.
" Disinfektan yang aman itu mengandung cairan yang telah direkomendasi Environmental Protection Agency dari Amerika Serikat. Itu bisa untuk melawan bakteri dan virus di kendaraan tanpa merusak interior,” kata Ronald dalam interview secara daring, Kamis 9 September 2021.
Mitsubishi menggunakan cairan disinfektan jenis tersebut di diler dan jaringan resmi mereka di Indonesia. Dan terbukti cairan itu memang aman.
Hal senada juga diungkapkan pembalap dan pakar otomotif nasional, Rifat Sungkar. Kata Rifat, tidak semua disinfektan boleh disemprotkan ke kabin kendaraan. Pemilik kendaraan harus mengetahui bahan dasar yang ada pada disinfektan tersebut, seperti chemical base, dan water base.

" Bahan dasar disinfektan yang digunakan harus water base jangan chemical base. Kabin kendaraan itukan menyerap panas luar biasa dari luar. Untuk kelembaban ruangan kabin mobil juga bisa dikontrol dari water base. Jadi bahannya seimbang dari air dan kimiawinya," ujar Brand Ambassador Mitsubishi Indonesia pada kesempatan yang sama.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya