5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Ilustrasi Kemacetan (Foto: Pixabay)
Dream – Jakarta masih memiliki pekerjaan besar untuk menyelesaikan masalah kemacetan. Dalam sebuah survei terbaru dilaporkan tingkat stres pengendara akibat kemacetan masuk tiga besar dunia.
Mengutip laman Hiyacar, Rabu, 8 September 2021, Jakarta mencatat skor 6,0 dalam hal tingkat stres pengemudi akibat kemacetan. Berada di posisi ketiga, Jakarta masih lebih baik dari Mumbai, India dan Paris, Perancis.
Kedua kota tersebut menempati posisi pertama dan kedua sebagai kota terpadat dunia dengan tingkat stres akibat kemacetan paling parah di dunia.
Survei menunjukkan bahwa Jakarta menduduki urutan ketiga teratas dengan skor 6,0 dari 10. Populasi penduduk Jakarta mencapai 11.204.714 jiwa dalam 661,5 kilometer persegi, sehingga rata-rata 16.938 orang per kilometer persegi.
Selain itu, jalan di Jakarta sesak karena dipenuhi dengan 20.221.821 mobil.
Survei tersebut menyoroti kondisi pengemudi di 35 kota terpadat dunia saaat mengendarai kendaraannya. Hasilnya 9 dari 10 pengendara mengaku merasa kesal dan stres karena selalu menghadapi kemacetan.
Stres tersebut diduga akibat stimulasi berlebihan dari kebisingan, gerakan, dan situasi tekanan yang tinggi.
Pemilihan kota-kota di dunia ini dilihat dari faktor jumlah mobil per kapita, jumlah kendaraan di kota, tingkat keparahan kemacetan lalu lintas, kualitas jalan, pilihan transportasi umum, dan jumlah kecelakaan lalu lintas per tahun.
Faktor ini kemudian menentukan kota mana yang menduduki puncak grafik stress dengan skor antara 1 sampai 10.
Berikut adalah 10 kota di dunia dengan tingkat stres paling tinggi.
1. Mumbai, India: Skor 7.4
2. Paris, France: skor 6.4
3. Jakarta, Indonesia: skor 6.0
4. Delhi, India: skor 5.9
5. New York, United States: 5.6
6. Kuala Lumpur, Malaysia: 5.3
7. Nagoya, Japan: 5.1
8. London, United Kingdom: 5.0
9. Mexico City, Mexico: 4.9
10. Osaka, Japan: 4.9
Selain kesepuluh kota tersebut, hasil studi ini juga mencatat masih ada beberapa kota besar dari negara maju dunia yang membuat pengendaranya stres. Kota-kota itu di antaranya Tokyo (Jepang), Los Angeles (AS).
Meski tak masuk dalam 10 besar, beberapa kemacetan di kota besar di China masuk kategori tingkat stres dengan skor menengah. Kota-kota Guangzhou, Beijing, Hong Kong, Wuhan, Chengdu, Shanghai, Shenzen, Nanjing, Hangzhou, Tianjin.
Kota di dunia dengan tingkat stres paling rendah di dunia tercatat berada di Lima, Peru. Kota ini mendapat skor 2,1.
Nah daripada stres karena macet, yuk mengisi waktu dengan bermain kuis selingan dari Dream yuk
(Laporan: Angela Irena Mihardja)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?