Mau Liburan di Puncak? Ini Kondisinya di Hari Kedua Libur Panjang

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 29 Oktober 2020 11:10
Mau Liburan di Puncak? Ini Kondisinya di Hari Kedua Libur Panjang
Terjadi penumpukan kendaraan di Simpang Gadog.

Dream - Libur panjang hari kedua, volume kendaraan dari Jakarta menuju kawasan Puncak, Bogor, mulai meningkat, Kamis 29 Oktober 2020.

Pantauan sekitar pukul 08.30 WIB, tampak antrean selepas gerbang tol Ciawi. Demikian pula di Simpang Gadog, terjadi penumpukan kendaraan.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fitra Zuanda mengatakan, pagi ini ada peningkatan volume kendaraan dibanding hari sebelumnya. Untuk mengurai kemacetan, sistem satu arah (one way) dari Jakarta menuju Puncak pun diberlakukan sejak pukul 08.00 WIB.

" Sekarang lagi proses one way dari arah Jakarta ke Puncak," kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fitra Zuanda, dikutip dari Liputan6.com.

1 dari 4 halaman

Lebih lanjut, ia belum bisa memastikan sampai pukul berapa jalur dari arah Cianjur-Puncak menuju Jakarta dibuka kembali. Tetapi, kepadatan selepas pintu tol dan Simpang Gadog terpantau mulai terurai setelah diberlakukan one way.

" Kita lakukan situasional. Apabila sudah lancar, jalur kita normalkan kembali dua arah," kata dia.

Begitu pula di beberapa ruas Jalan Raya Puncak, terpantau tidak ada antrean panjang. Kepadatan hanya terjadi di kawasan Pasir Muncang hingga Simpang Gadog.

" Hambatan hanya terjadi di Pasir Muncang dekat Masjid Harakatul Jannah karena bottleneck," kata Fitra.

2 dari 4 halaman

Dia memprediksi puncak arus kepadatan di Jalur Puncak akan terjadi pada Sabtu karena ada pertemuan arus kendaraan wisatawan menuju Puncak dan arus balik ke Jakarta. Karena itu, pengendara khususnya pesepeda motor diimbau untuk tertib berlalu lintas.

Fitra juga menekankan pentingnya menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi virus corona (Covid-19) selama dalam perjalanan maupun saat liburan.

" Kami harap pengendara bersabar, berada di jalurnya dan patuhi arahan petugas di lapangan," kata dia. (mut)

Sumber: Liputan6.com

 

3 dari 4 halaman

Mobilitas Saat Libur Panjang Bisa Tingkatkan Risiko Penularan Covid-19

Dream - Liburan panjang akhir pekan memang paling nikmat dihabiskan dengan bersenang-senang bersama keluarga. Sayangnya, dalam kondisi sekarang pandemi belum mereda. Jumlah kasus baru masih sangat tinggi.

Liburan keluar kota, mengunjungi pusat rekreasi favorit akan sangat berisiko. Terutama jika liburan bersama keluarga besar yang berbeda rumah atau beda kota. Dokter Dirga Sakti Rambe, seorang vaksinolog yang juga spesialis penyakit dalam mengingatkan kalau penularan Covid-19 berkaitan erat dengan mobilitas atau pergerakan manusia.

" Kalau memang terpaksa untuk melakukan perjalanan ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Sebisa mungkin kita berlibur dengan orang serumah, bukan dengan keluarga jauh apalagi dengan orang asing. Serta mematuhi protokol 3M di manapun kita berada, agar kita aman dan tidak terkena penyakit. Paling ideal memang liburan di rumah saja," ungkap dr Dirga dalam acara diskusi bersama Satgas Covid-19, pada Rabu 28 Oktober 2020.

4 dari 4 halaman

Dalam kesempatan yang sama dokter Dirga Sakti Rambe juga menghimbau masyarakat agar memilih tempat rekreasi alternatif yang tidak berpotensi menciptakan kerumunan. Akan lebih aman jika mengunjungi tempat-tempat terbuka.

Bila tujuan wisata tampak ramai, sebaiknya dihindari. Cari tempat yang lebih sepi dan privat. Saat harus mengunjungi tempat tertutup saat liburan, seperti rumah makan, toilet atau minimarket, usahakan untuk memperpendek durasi dan menjaga jarak dengan orang lain.

Liburan juga biasanya memakan waktu perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan. Selalu jaga stamina tubuh seluruh anggota keluarga.

" Pastikan juga agar mendapat istirahat yang cukup, mengkonsumsi makanan bergizi terutama memperbanyak sayur dan buah, menghentikan kebiasaan merokok dan juga menjaga kesehatan mental," pesan dr. Dirga.


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

 

Beri Komentar