Moeldoko: Hadiah Sepeda Lipat Daniel Mananta untuk KSP Bukan Pribadi Presiden

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 29 Oktober 2020 07:15
Moeldoko: Hadiah Sepeda Lipat Daniel Mananta untuk KSP Bukan Pribadi Presiden
Hadiah sepeda dari Daniel Mananta tersebut diberikan untuk KSP sebagai lembaga untuk merayakan kegiatan Hari Sumpah Pemuda

Dream - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan hadiah sepeda lipat pemberian dari CEO Damn! I love Indonesia, Daniel Mantan bukan diberikan sebagai pemberian kepada pribadi Presiden Joko Widodo. Hadiah itu diserahkan kepada KSP sebagai sebuah lembaga.

" Sepeda lipat diberikan untuk KSP bukan untuk pribadi saya atau Presiden Joko Widodo," jelas Moeldoko dalam keterangannya, dikutip Dream, Kamis, 29 Oktober 2020.

Moeldoko menjelaskan sepeda tersebut diberikan untuk merayakan kegiatan Hari Sumpah Pemuda yang digelar KSP dan apresiasi terhadap para pemuda berprestasi.

Kepada Daniel dan rekan-rekannya, mantan Panglima TNI ini memberikan apresiasi atas inovasi produk anak bangsa yang membanggakan.

" Ini produk lokasl yang bisa bersaing di level internasional," tegasnya.

 

1 dari 2 halaman

Sudah Konsultasi dengan KPK

Terkait kemungkinan hadiah tersebut dianggap sebagai gratifikasi, purnawirawan bintang empat itu mengaku sudah berkonsultasi dengan Direktur Gratifikasi KPK, Syarif Hidayat. Dari penjelasannya dinyatakan jika hadiah yang diberikan kepada lembaga tidak termasuk dalam gratifikasi.

" KSP tetap akan mengikuti aturan yang berlaku dengan melakukan pelaporan dan konsultasi ke KPK agar di lain waktu tidak terjadi persoalan hukum," tegasnya.

Sementara itu Daniel kembali menegaskan jika hadiah sepeda lipat hasil kolaborasinya dengan PT Roda Maju Bahagia diberikan bukan presiden maupun kepala KSP dalam kapasitasnya sebagai pribadi.

Daniel menjelaskan alasan dipilihnya KSP sebagai lembaga yang menerima sepeda lipat itu dikarenakan lembaga tersebut dinilai berperan aktif dalam mendorong inovasi produk lokal agar bisa bersaing di kancah internasional.

" Ini sebagai wujud kebanggaan kami untuk berkontribusi pada negara," tegas pria yang juga berprofesi sebagai presenter itu.

2 dari 2 halaman

Dream - Menjelang hari sumpah Presiden ke-92 pada 28 Oktober 2020, Presiden Joko Widodo mendapatkan hadiah berupa sepeda lipat dari Presenter Daniel Mananta, Senin sore, 26 Oktober 2020.

Kepala Staf Kepresidenan Dr Moeldoko menerima langsung 15 sepeda lipat tipe ecosmo 10 Sp Damn yang dibuat khusus dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda ke-92 pada 28 Oktober mendatang.

Pada kesempatan tersebut, Moeldoko menjelaskan pemerintah sangat mendukung pengembangan produk buatan anak bangsa.

" Saat ini banyak sekali produk-produk buatan anak bangsa dengan kualitas baik yang sudah tembus pasar global. Pemerintah akan terus memberikan dukungan agar produk-produk ini dapat berkembang dengan baik. Kini saatnya produk Indonesia merajai dunia," ujar Moeldoko pda keterangan tertulisnya, Senin 26 Oktober 2020.

Daniel Mananta© daniel mananta

Foto : dok istimewa

Sementara itu Daniel Mananta menjelaskan sepeda ini merupakan seratus persen buatan dalam negeri hasil kolaborasi dengan PT Roda Maju Bahagia. Menurutnya masa pandemi ini membuat semua orang dituntut untuk kreatif dan mengembangkan ide-ide yang inovatif.

" Dalam situasi pandemi global, semoga bangsa ini bisa segera melewatinya. Kita yakin bangsa ini sudah teruji dan bisa bangkit kembali dari berbagai macam problematika. Melalui kreativitas, produk-produk kita bisa sejajar dengan negara-negara lain secara global." kata Daniel.

Sedangkan Direktur Utama PT Roda Maju Bahagia, Hendra mengapresiasi langkah pemerintah dengan memberikan stimulus bagi UMKM saat masa pandemi.

Daniel Mananta© daniel mananta

Foto : dok istimewa

" Memperkuat daya beli masyarakat bawah dengan memberikan stimulus terhadap para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) suatu langkah dan kebijakan yang positif. Ini akan sangat membantu roda perekonomian masyarakat,” jelas Hendra.

Menurutnya, pengembangan dan daya beli produk lokal harus lebih ditingkatkan guna menstabilkan perekonomian negeri dan tidak bergantung kepada barang dan kebutuhan impor.(sah)

Beri Komentar