Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kepala Staf Presiden Moeldoko Saat Menerima Hadiah Sepeda Lipat Untuk Lembaga KSP
Dream - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan hadiah sepeda lipat pemberian dari CEO Damn! I love Indonesia, Daniel Mantan bukan diberikan sebagai pemberian kepada pribadi Presiden Joko Widodo. Hadiah itu diserahkan kepada KSP sebagai sebuah lembaga.
" Sepeda lipat diberikan untuk KSP bukan untuk pribadi saya atau Presiden Joko Widodo," jelas Moeldoko dalam keterangannya, dikutip Dream, Kamis, 29 Oktober 2020.
Moeldoko menjelaskan sepeda tersebut diberikan untuk merayakan kegiatan Hari Sumpah Pemuda yang digelar KSP dan apresiasi terhadap para pemuda berprestasi.
Kepada Daniel dan rekan-rekannya, mantan Panglima TNI ini memberikan apresiasi atas inovasi produk anak bangsa yang membanggakan.
" Ini produk lokasl yang bisa bersaing di level internasional," tegasnya.
Terkait kemungkinan hadiah tersebut dianggap sebagai gratifikasi, purnawirawan bintang empat itu mengaku sudah berkonsultasi dengan Direktur Gratifikasi KPK, Syarif Hidayat. Dari penjelasannya dinyatakan jika hadiah yang diberikan kepada lembaga tidak termasuk dalam gratifikasi.
" KSP tetap akan mengikuti aturan yang berlaku dengan melakukan pelaporan dan konsultasi ke KPK agar di lain waktu tidak terjadi persoalan hukum," tegasnya.
Sementara itu Daniel kembali menegaskan jika hadiah sepeda lipat hasil kolaborasinya dengan PT Roda Maju Bahagia diberikan bukan presiden maupun kepala KSP dalam kapasitasnya sebagai pribadi.
Daniel menjelaskan alasan dipilihnya KSP sebagai lembaga yang menerima sepeda lipat itu dikarenakan lembaga tersebut dinilai berperan aktif dalam mendorong inovasi produk lokal agar bisa bersaing di kancah internasional.
" Ini sebagai wujud kebanggaan kami untuk berkontribusi pada negara," tegas pria yang juga berprofesi sebagai presenter itu.
Dream - Menjelang hari sumpah Presiden ke-92 pada 28 Oktober 2020, Presiden Joko Widodo mendapatkan hadiah berupa sepeda lipat dari Presenter Daniel Mananta, Senin sore, 26 Oktober 2020.
Kepala Staf Kepresidenan Dr Moeldoko menerima langsung 15 sepeda lipat tipe ecosmo 10 Sp Damn yang dibuat khusus dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda ke-92 pada 28 Oktober mendatang.
Pada kesempatan tersebut, Moeldoko menjelaskan pemerintah sangat mendukung pengembangan produk buatan anak bangsa.
" Saat ini banyak sekali produk-produk buatan anak bangsa dengan kualitas baik yang sudah tembus pasar global. Pemerintah akan terus memberikan dukungan agar produk-produk ini dapat berkembang dengan baik. Kini saatnya produk Indonesia merajai dunia," ujar Moeldoko pda keterangan tertulisnya, Senin 26 Oktober 2020.

Foto : dok istimewa
Sementara itu Daniel Mananta menjelaskan sepeda ini merupakan seratus persen buatan dalam negeri hasil kolaborasi dengan PT Roda Maju Bahagia. Menurutnya masa pandemi ini membuat semua orang dituntut untuk kreatif dan mengembangkan ide-ide yang inovatif.
" Dalam situasi pandemi global, semoga bangsa ini bisa segera melewatinya. Kita yakin bangsa ini sudah teruji dan bisa bangkit kembali dari berbagai macam problematika. Melalui kreativitas, produk-produk kita bisa sejajar dengan negara-negara lain secara global." kata Daniel.
Sedangkan Direktur Utama PT Roda Maju Bahagia, Hendra mengapresiasi langkah pemerintah dengan memberikan stimulus bagi UMKM saat masa pandemi.

Foto : dok istimewa
" Memperkuat daya beli masyarakat bawah dengan memberikan stimulus terhadap para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) suatu langkah dan kebijakan yang positif. Ini akan sangat membantu roda perekonomian masyarakat,” jelas Hendra.
Menurutnya, pengembangan dan daya beli produk lokal harus lebih ditingkatkan guna menstabilkan perekonomian negeri dan tidak bergantung kepada barang dan kebutuhan impor.(sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya