Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Penandatanganan MoU Pembangunan Kilang Tanjung Api-Api Di KSP (Istimewa)
Dream - Selama 23 tahun menjadi rencana, kilang pengolahan minyak mentah di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api Sumatera Selatan akhirnya siap dibangun. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) Kilang Pertamina Internasional (KPI) dengan Dex Indonesia, disaksikan oleh Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko pada Rabu, 12 Agustus 2020.
" Kedua belah pihak harus melakukan langkah-langkah progresif agar pembangunan kilang ini dapat terlaksana," ujar Moeldoko sebelum penandatangan MoU, melalui keterangan tertulis diterima Dream.
Deputi I Kantor Staf Presiden, Febry Calvin Tetelepta, berharap kilang ini dapat segera beroperasi sehingga dapat menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
" Target komersialisasi kilang ini harapannya tak sampai tahun 2024 sudah dapat berproduksi," kata Febry.
Febry mengatakan proses pembangunan kilang akan memakan waktu sekitar 28 bulan. Penandatangan MoU yang terjadi menunjukkan komitmen kuat pemerintah mendukung percepatan pembangunan kilang minyak untuk ketahanan energi nasional.
CEO KPI, Ignatius Tallulembang, kilang Tanjung Api-Api ini memiliki peran penting di sektor energi nasional. Bahkan bagi Pertamina sendiri.

" Proyek ini sangat strategis di dalam konsep besar pengembangan Pertamina, sebagai salah satu prioritas," kata Ignatius.
Dia melanjutkan hampir 23 tahun lamanya proyek ini masuk rencana Pertamina namun belum dapat terealisasikan. Dia berharap proses pembangunan tidak mengalami hambatan apapun, termasuk perizinan.
" Semoga perizinan dapat segera selesai sehingga kilang minyak ini nantinya dapat menyuplai dan mencukupi kebutuhan BBM untuk lima provinsi di Sumatera bagian selatan," ucap Ignatius.
Upgrading maupun pembangunan kilang baru sangat dibutuhkan Pertamina untuk menyokong ketahanan energi nasional. Kilang Tanjung Api-api ini ke depannya mendukung peran kilang Plaju milik PT Pertamina (Persero) yang sudah beroperasi 100 tahun dalam menyediakan pasokan BBM.

Perwakilan Dex Indonesia, ETS Putra, mengapresiasi dukungan pemerintah dalam pembangunan kilang ini. Pihaknya berkomitmen membantu program pemerintah di bidang ketahanan energi nasional.
" Adapun status proyek saat ini, kami mendapatkan izin usaha dari Kementerian ESDM dan BKPM untuk mendirikan kilang minyak di KEK Tanjung Api-Api," kata Putra.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya