7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Jenderal Purnawirawan TNI Moeldoko (Foto : Merdeka.com)
Dream - Nama Kepala Staf Presiden Moeldoko menjadi perbincangan setelah dikaitkan dengan isu kudeta terhadap kepemimpinan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.
Belakangan rekam jejak Moeldoko pun disorot. Terutama latar belakangnya saat menjadi Panglima TNI era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, yang tak lain ayahanda dari AHY.
Saat menjabat sebagai Panglima TNI, Moeldoko pernah menjadi buah bibir di masyarakat saat kepemilikan jam tangan mewah. Bahkan kabar itu tak hanya heboh di Indonesia namun juga di negara tetangga, Singapura.
Hal ini bermula saat sebuah situs berita mothership.sg memuat artikel mengenai jam tangan mewah yang dimiliki Moeldoko saat masih menjadi Panglima TNI.
Pada artikel bertajuk 'Indonesia’s General Moeldoko has got an exquisite taste for watches' yang dimuat pada 22 April 2014 itu, tertulis Jenderal Moeldoko mempunyai sejumlah jam tangan mewah.
Bahkan dituliskan juga harganya mencapai miliaran rupiah. Untuk menjawab isu tersebut, Moeldoko rela membanting arloji nya.
Selengkapnya, simak ulasannya berikut ini!

Dalam artikel mothership.sg, ditulis Moeldoko pernah beberapa kali mengenakan jam tangan mewah. Salah satunya yakni dari merek Richard Mille RM 011 Felipe Massa Flyback Chronograph 'Black Kite'.
Menurut situs berita itu, jam tangan itu hanya dijual sebanyak 30 unit dan berharga sekitar Rp1,1 miliar.
Selain itu menurut mothership.sg, Moeldoko juga pernah terlihat mengenakan arloji IWC Pilot’s Watch Chronograph Top Gun Miramar. Jam ini dijual di pasaran seharga USD12,7 ribu atau setara dengan Rp147.066.000.
Situs motherships.sg juga menulis Moeldoko pernah mengenakan arloji Audemars Piguet Royal Oak Offshore Jarno Trulli Chronograph.
Jam tangan ini dijual di pasaran dengan harga sekitar USD38,3 ribu atau Rp443.514.000. Terakhir motherships.sg menulis, Moeldoko pernah mengenakan Audemars Piguet Millenary yang memiliki nilai sekitar USD43 ribu hingga USD47 ribu. Melihat hal itu, Moeldoko pun langsung memberikan tanggapan.
" Kenapa saya pakai ini? Setelah saya baca komentar-komentar itu ada sedikit perbedaan persepsi. Kenapa saya membeli jam ini? Dengerin dulu. Ini pelajaran bagi kita. Karena jam ini adalah jam yang sangat mahal tetapi dijual sangat murah," kata Jenderal Moeldoko dalam jumpa pers di Hotel Borobudur, Jakarta.

Moeldoko juga mengaku jika dirinya membeli arloji itu dengan harga murah yaitu Rp5 juta. Padahal di pasaran jam tangan mewah itu dijual dengan harga miliaran rupiah. Moeldoko juga mengungkapkan alasan dirinya membeli jam tangan tersebut.
" Kenapa saya beli, karena ketika saya melihat jam ini yang ada dalam pikiran saya adalah innovation innovation. Inovasi dan inovasi. Sebuah jam yang dijual di pasaran harganya yang asli Rp 1 miliar lebih tetapi saya bisa membeli 5 juta," katanya.
Moeldoko mengaku selalu berpikir soal inovasi setiap melihat jam tangan yang membuat geger masyarakat itu. Dia menambahkan, hanya sebuah negara yang mempunyai sebuah inovasi yang akan maju nantinya.
" Maksudnya adalah hanya sebuah negara yang memiliki innovation yang akan maju. Ini pelajaran. Kenapa saya pakai? Karena setiap saya melihat jam ini yang ada di otak saya adalah innovation and innovation. Itu maksudnya," katanya.

Untuk membuktikan asli atau palsu jam tangan tersebut, Moeldoko lantas membantingnya. Jam tangan yang ditaksir seharga Rp1 miliar itu dibanting di hadapan sejumlah wartawan.
Hal ini dilakukannya untuk membuktikan ucapannya jika jam tangan itu dibeli murah olehnya seharga Rp5 juta. Tentu saja tindakan Moeldoko sukses mengejutkan sejumlah wartawan dan perwira TNI yang berdiri di sekitarnya.
" Ini nih lihat," kata Moeldoko sambil membanting jam tangan miliknya di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.
Sambil senyum-senyum, Moeldoko meminta wartawan melihat kondisi jam tangannya. Tak ada bekas bantingan atau lecet pada jam tersebut saat dilihat dari dekat.
Bahkan kondisi jam tangan itu masih bagus dan tak terlihat adanya kerusakan. Setelahnya, sang ajudan langsung buru-buru mengambil dan memberikannya ke Moeldoko.
Sesaat sebelum kembali ke tangan Moeldoko, sejumlah wartawan sempat juga memegang jam tersebut dan terasa lebih berat. " Ini lihat saja," kata Moeldoko.
Namun sayang, Moeldoko tak ingin mengatakan di mana dia membeli jam tangan palsu yang tahan banting itu. " Beli di mana-mana, ini banyak, oke?" tuturnya.
Sumber : Merdeka.com
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?