Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Foto: The Korea Times
Dream - Roda kehidupan pasti berputar. Ada kalanya seseorang berada di bawah, ada kalanya pula suatu saat berada di atas. Intinya tak ada seorang pun yang tahu pasti seperti apa masa depan mereka.
Gambaran tersebut tampaknya merepresentasikan kisah seorang pria asal Korea Selatan ini, yang berhasil membangun bisnis startup travel.
Ketika sebagian besar negara di dunia mulai beraktivitas normal dari pandemi Covid-19, superapp perjalanan dari Korea Selatan bernama Yanolja membukukan pertumbuhan penjualan kuartal pertama yang kuat.
Pertumbuhan itu diungkapkan dalam laporan kuartalan pertama Yanolja saat bersiap untuk go public.
Laporan yang dirilis pekan lalu ini juga mengungkapkan bahwa saham pendiri Yanolja, yakni Lee Su-jin menjadikannya sebagai miliarder.
Lee, yang berusia 44 tahun pada Februari lalu, adalah CEO dan pemegang saham terbesar kedua, dengan 16,54 persen saham.
Istri dan dua putrinya masing-masing memiliki 5,18 persen saham di Yanolja.
Pemegang saham terbesar adalah Vision Fund 2 SoftBank, yang membeli 25,23 persen saham pada Juli tahun lalu senilai US$1,7 miliar, menilai Yanolja sebesar $6,7 miliar.
Forbes memperkirakan kekayaan bersih Lee dan keluarganya mencapai US$2 miliar atau sekitar Rp29,11 triliun.
Didirikan pada tahun 2005, Yanolja memiliki arti “ Hei, ayo bermain” dalam bahasa Korea dan telah berkembang dari hotel jangka pendek hingga transportasi dan, baru-baru ini, perangkat lunak komputasi awan yang membantu hotel dan perusahaan perjalanan mendigitalkan proses bisnis.
Yanolja melaporkan pendapatan kuartal pertamanya naik 19 persen dari tahun ke tahun menjadi 100,5 miliar won (US$ 80 juta), sementara laba bersih sedikit menurun menjadi 8,8 miliar won dari 9 miliar won selama periode yang sama.
Yanolja menghasilkan sebagian besar keuntungannya dengan memotong dari pemesanan dan membebankan hotel serta perusahaan perjalanan untuk beriklan di platformnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, Yanolja telah mengembangkan bisnis berbasis cloud, seperti sistem manajemen yang membantu hotel mengelola reservasi dan analitik data besar yang memprediksi perilaku pelanggan.
Pendapatan dari bisnis cloud-nya pun berkontribusi 20,5 persen terhadap total penjualan Yanolja di kuartal pertama, naik dari sekitar 8,5 persen di tahun 2021.
Namun siapa sangka, sang pendiri yakni Lee Su-jin memiliki perjalanan karir yang unik. Awalnya, pria berusia 44 tahun ini merupakan seorang petugas kebersihan di hotel.
Lee, yang besar sebagai seorang anak yatim-piatu, berhasil meraih gelar sarjana teknik dari Universitas Nasional Kongju di pusat kota Gongju, Korea Selatan.
Ia menggunakan koneksinya dengan pemasok kertas toilet dan pemilik hotel untuk meluncurkan Yanolja, menurut artikel Bloomberg News.
Media lokal melaporkan pada bulan April bahwa Yanolja berencana untuk terdaftar di Nasdaq pada kuartal ketiga tahun ini.
Selain SoftBank, investor Yanolja lainnya termasuk GIC, raksasa perjalanan online Booking.com dan SkyLake Investment, sebuah perusahaan ekuitas swasta Korea yang dipimpin oleh mantan eksekutif Samsung Electronics Chin Dae-je.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?


Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu