5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Presiden Jokowi Meresmikan Peluncuran SPKLU) Ultra Fast Charging Pertama Di Indonesia, Yang Digelar Di Central Parkir ITDC Nusa Dua, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Pada Jumat (25/03/2022). (Foto: Setkab/Laily Rachev)
Dream - Komitmen mendorong pengembangan kendaraan listrik di Tanah Air terus ditunjukan pemerintah. Memanfaatkan momen presidensi G20, Presiden Joko Widodo meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging pertama di Indonesia, yang digelar di Central Parkir ITDC Nusa Dua, Kabupaten Badung, Provinsi Bali
Mengutip laman Setkab, Jumat, 25 Maret 2022, SPKLU untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik selama KTT G20 ini sebagai ajang showcase Indonesia ke negara lain di dunia.
" Bahwa negara kita negara Indonesia menjadi negara terdepan dalam pengembangan kendaraan listrik,” ujar Jokowi.
Untuk mewujudkan pengembangan ekosistem kendaraan listrik, Presiden mengatakan Indonesia harus mempersiapkan segala dari hulu hingga hilir. Selain SPKLU dan home charging, pembangunan industri baterai dan komponen lainnya juga harus terus didorong.
“ Kita tunjukkan kepada dunia bahwa ekosistem kendaraan listrik di Indonesia tengah tumbuh dan berkembang cepat,” ucapnya
Diketahui PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN telah mempersiapkan 60 SPKLU Ultra Fast Charging 200 KW dan 150 titik fasilitas home charging untuk mendukung pelaksanaan G20 pada November 2022 mendatang.
Dari penjelasan PLN, Jokowi mengungkapkan SPKLU Ultra Fast Charging PLN INi sanggup mengisi daya dalam waktu 30 menit untuk satu kendaraan. Proses distribusi beban yang dibuat dinamis membuat proses pengisian daya mobil bisa dilakukan untuk dua unit sekaligus.
Lebih jauh Presiden berharap kehadiran kendaraan listrik akan menggantikan ketergantungan Indonesia pada bahan bakar minyak energi fosil. Hingga saat ini kebutuhan BBM Indonesia diketahui masih bergantung cukup besar pada aktivitas impor.
" Kita tahu semuanya masih impor, membebani defisit, membebani APBN kita, membebani defisit transaksi berjalan dan defisit neraca perdagangan. Oleh sebab itu kondisi ini tidak boleh kita biarkan kita harus mencari cara agar bisa mewujudkan kemandirian energi,” tandasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?