Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Titanic merupakan kapal pesiar terbesar yang mungkin pernah dibuat di bumi. Titanic juga menjadi simbol era baru di bidang teknologi perkapalan.
Sayangnya, kapal itu hanya sekali berlayar untuk selanjutnya menjadi bangkai. Titanic mengalami tragedi memilukan hingga tenggelam di dasar laut.
Tetapi, kapal raksasa itu sebentar lagi akan hidup lagi. Perusahaan pembuat kapal Romandisea tengah membangun replika kapal dengan ukuran yang sama dengan Titanic.
Dikutip dari Siakapkeli, replika kapal Titanic itu tidak akan mengarungi lautan namun ditempatkan di sebuah taman di Sichuan, China. Ya, replika ini dibuat untuk menghadirkan pengalaman berlayar dengan kapal terbesar di dunia pada zamannya itu.
Proyek pembangunan replika Titanic tersebut sudah berjalan sejak 2016. Proyek ini disebut-sebut telah menelan biaya jutaan dolar AS.

Nantinya, replika tersebut dipasangi teknologi canggih. Para pengunjung yang berada di replika tersebut akan merasakan pengalaman berlayar secara virtual.
Replika ini memiliki panjang mencapai 269,06 meter dan lebar 28,19 meter. Kapal ini akan ditempatkan mengapung di atas Sungai Daying Qi yang dalamnya sekitar 10,54 meter
Kapal ini dilengkapi sejumlah fasilitas mirip dengan Titanic. Beberapa di antaranya kamar penginapan.

Bagi pengunjung yang ingin bermalam di replika ini dikenakan tarif 3.000 yuan, setara Rp6,3 juta per malam untuk kamar reguler. Sedangkan untuk kamar mewah dibanderol dengan harga 100 ribu yuan, setara Rp210 juta.
Pembangunan replika ini tinggal sedikit lagi. Ditargetkan replika ini dibuka untuk wisatawan tahun depan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan