7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Remaja Laki-laki/ Foto: Pixabay
DREAM.CO.ID - Pubertas merupakan fase penting dalam tumbuh kembang anak, termasuk bagi anak laki-laki yang mulai memasuki masa remaja. Para orang tua dan pendidik perlu memahami tanda-tandanya agar dapat memberikan bimbingan dan pendampingaan yang tepat.
Dilansir dari laman Alodokter, berikut rangkuman ciri-ciri pubertas yang umum terjadi pada anak laki-laki.
1. Perubahan Fisik yang Mulai Terlihat
Memasuki usia sekitar 9 hingga 14 tahun, tubuh anak laki-laki mulai mengalami pertumbuhan pesat. Tinggi badan bertambah dengan cepat, disertai peningkatan berat badan.
Bahu tampak semakin bidang, otot mulai berkembang, dan perubahan ini dapat terjadi dalam waktu relatif singkat.
Selain itu, anak laki-laki biasanya mulai tumbuh rambut halus di beberapa bagian tubuh, seperti ketiak, kaki, tangan, dan area sekitar kemaluan. Tak ketinggalan, sebagian anak juga mulai melihat tumbuhnya rambut tipis di wajah, terutama di area atas bibir.
2. Mimpi Basah
Ciri-ciri pubertas pada anak laki-laki yang seringkali terjaadi adalah mimpi basah. Ini merupakan proses ejakulasi yang terjadi saat sedang tidur. Hal ini wajar terjadi karena anak laki-laki yang sedang pubertas mulai memproduksi lebih banyak hormon testosteron dan menghasilkan sperma.

3. Perubahan pada Suara
Salah satu ciri paling mudah dikenali adalah suara yang semakin berat. Proses ini terjadi karena perkembangan kotak suara dan pita suara yang memanjang. Pada masa peralihan, suara mereka bisa terdengar pecah-pecah, sesuatu yang sepenuhnya normal dan hanya berlangsung sementara.
4. Ukuran Penis dan Testis Membesar
Testis dan penis mulai membesar seiring perkembangan hormonal. Pada masa ini, anak laki-laki juga dapat mulai mengalami mimpi basah, yaitu keluarnya sperma saat tidur. Hal ini menandakan tubuh sudah mulai memproduksi sel-sel reproduksi.
5. Perubahan Emosi dan Cara Berpikir
Tak hanya fisik, pubertas juga membawa perubahan pada emosi. Anak laki-laki bisa menjadi lebih sensitif, mudah marah, atau cepat tersinggung. Mereka juga mulai mengembangkan ketertarikan pada lawan jenis dan mencoba memahami identitas diri. Perubahan ini wajar terjadi karena hormon yang meningkat.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?