Hyundai Tertarik Dengan Bisnis Drone? (Foto: Top Flight Technologies/Carscoops)
Dream – Kalau produsen otomotif melirik mobil terbang, Hyundai mengambil pendekatan berbeda. Produsen mobil asal Korea Selatan ini menggandeng Top Flight Technologies untuk membuat pesawat nirawak (drone).
Dikutip dari Carscoops, Minggu 18 November 2108, Top Flight berkecimpung di teknologi drone hybird. Hyundai kelihatannya tertarik dengan teknologi ini.
“ Perusahaan berusaha untuk meningkatkan operasi yang ada dengan penerapan produk drone dan teknologi, terutama pemetaan definisi tinggi serta operasi dan layanan manajemen,” kata perseroan.
Perusahaan ini tidak menegaskan secara spesifik tentang rencana investasi. Namun, pemetaan data menjadi sangat penting bagi industri otonom yang sedang bangkit.
“ Berbicara investasi di Top Flight, Hyundai Motor Company berkomitmen untuk kendaraan otonom dan solusi mobilitas, baik di jalan maupun di udara,” kata CEO Top Flight, Long Phan.
Hyundai tertarik dengan kendaraan pemetaan otonom karena terkesan dengan teknologi Micro Generator Hybird Power System yang menghubungkan drone untuk terbang selama dua jam. Kendaraan ini juga bisa mengangkut beban seberat 4 kg.
Perusahaan seperti Amazon telah menggunakan drone untuk pengiriman barang.
Hyundai menggarisbawahi potensi bisnis pengiriman dengan drone. Mereka akan bekerja dengan Top Flight untuk mengeksplorasi wilayah potensial untuk bisnis seperti transportasi kargo dan layanan inspeksi.
“ Selain menyelesaikan tantangan penerbangan jangka panjang untuk quadcopters, Top Flight mengembangkan teknologi yang dibutuhkan untuk memberikan solusi baru dalam logistik dan pemetaan udara yang bisa berguna untuk masa depan Hyundai,” kata Wakil Presiden Hyundai CRADLE, John Suh.