Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kucing Yang Sakit Sedang Diperiksa Oleh Dokter Hewan.Ilustrasi Foto : Pixabay.com
Dream - Publik selama ini hanya mengetahui virus corona covid-19 menyerang hewan-hewan liar seperti kelelawar, ular, atau trenggiling . Tak banyak informasi yang jelas perihal virus yang sedang jadi pandemik dunia itu menyerang hewan peliharaan.
Namun temuan ahli kesehatan di Hong Kong baru-baru ini cukup mengejurkan. Seekor kucing dilaporkan telah tertular virus covid-19 dari sang pemilik.
Selain kucing di Hong Kong, banyak beredar juga informasi seekor anjing di Hong Kong dan kucing di Belgia telah dinyatakan positif terpapar Covid-19.
“ Seekor kucing peliharaan telah dites positif terkena Virus Corona COVID-19 di Hong Kong setelah pemiliknya dikonfirmasi mengidap virus covid-19”, ungkap Juru Bicara Departemen Pertanian, Perikanan, dan Konservasi Hongkong. Namun, kucing itu tidak menunjukkan gejala-gejala penyakit COVID-19.
Dikutip dari laman Channel News Asia, Kamais, 2 Maret 2020, sampel yang dikumpulkan dari mulut, hidung, dan dubur kucing dinyatakan positif virus setelah dikirim ke karantina pada 30 Maret. Kucing itu adalah hewan ketiga yang dites positif di Hong Kong, setelah laporan kasus dua anjing dinyatakan positif setelah menjalani tes berulang untuk virus covid-19.
Bisakah hewan peliharaan seperti anjing dan kucing terinfeksi virus corona? Apakah hewan peliharaan bisa menularkan virus corona kepada manusia?

Setidaknya sudah ada empat hewan peliharaan yang dilaporkan positif virus corona. Meski begitu, hingga kini belum ada bukti bahwa hewan peliharaan bisa menularkan virusnya ke manusia atau menjadi sumber penularan. Mereka semua terinfeksi berasal dari pemiliknya atau orang di sekitarnya.
Departemen Pertanian, Perikanan, dan Konservasi Hongkong dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sepakat bahwa tidak ada bukti bahwa hewan peliharaan seperti kucing atau anjing dapat terinfeksi virus corona. Itu karena walaupun hewan peliharaan ini dinyatakan positif terhadap virus, bukan berarti mereka telah terinfeksi.
Kita tahu bahwa virus covid-19 dapat hidup di permukaan benda, dengan cara yang sama, virus ini dapat menempel pada anjing atau kucing. Sejauh ini, Departemen Pertanian, Perikanan, dan Konservasi Hongkong sedang menguji hewan peliharaan hanya terkontaminasi atau terinfeksi virus covid-19.
Penyebaran COVID-19 saat ini adalah hasil dari penularan virus corona baru dari manusia ke manusia melalui tetesan droplet orang yang terinfeksi ketika batuk dan bersin yang dikenal sebagai SARS-CoV-2.
Jadi tidak perlu khawatir tentang kontak dengan hewan peliharaan kamu. Namun, meningkatkan kewaspadaan juga perlu. Dengan meningkatkan kebersihan dan memastikan selalu mencuci tangan dengan sabun dan air (atau menggunakan sanitiser berbasis alkohol) sebelum dan setelah menyentuh hewan peliharaan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bersama dengan banyak pihak berwenang lainnya, telah menyarankan bahwa jarak sosial adalah cara utama untuk membantu mencegah penyebaran COVID-19. Langkah ini bisa kita lakukan terhadap hewan peliharaan kita untuk mencegah hal yang tidak kita inginkan.

Harap diingat, saat ini tidak ada bukti bahwa hewan (termasuk hewan peliharaan, hewan ternak, atau margasatwa) terlibat dalam penyebaran virus covid-19 ini. Namun kalian tetap harus waspada dan mengantisipasi dengan melakukan berbagai pencegahan yang telah dijelaskan di atas.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya